Alat yang Anda butuhkan, siap dipakai

Penerjemah Kode Morse

Ketik kalimat dan kode Morse langsung muncul, ketik titik dan garis dan teksnya langsung muncul. Tabel internasional (ITU-R M.1677-1) dipakai, dan pita sinyal menggambar titik serta garis tiap huruf sesuai panjang waktunya. Dengarkan dengan kecepatan 5 sampai 40 WPM atau lihat sinyal cahayanya, lalu salin hasilnya atau simpan sebagai berkas WAV.

Terakhir diperbarui 2026-10-22Semua perhitungan terjadi di browser Anda
Contoh

Titik 1Garis 3Antarhuruf 3Antarkata 7Tekan sebuah huruf untuk mendengar huruf itu saja

Tabel kode
Tekan untuk memasukkan ke kolom dan mendengar bunyinya

Terakhir diperbarui 2026-10-22Masukan Anda tidak disimpan

Standar ROBERINAlat yang Anda butuhkan,
siap dipakai.
  • Jelas sekilasPosisi input dan hasil terlihat jelas.
  • Hasil lebih duluAngka utama tampil dulu; prosesnya hanya saat dibutuhkan.
  • Minta lebih sedikitTanpa pendaftaran atau data yang tidak perlu.

Kode Morse menyusun huruf dari sinyal pendek dan panjang

Kode Morse adalah kesepakatan untuk menulis satu huruf dengan rangkaian sinyal pendek (titik) dan sinyal panjang (garis). Artinya sama saja, baik rangkaian itu dibunyikan, dikedipkan sebagai cahaya, maupun dituliskan di kertas sebagai titik dan garis. Huruf S misalnya terdiri atas tiga titik (...), huruf O tiga garis (---), sehingga SOS ditulis ... --- ....

Pada penerjemah di atas, kalimat yang Anda ketik di kolom teks langsung menjadi kode Morse, dan titik serta garis yang Anda ketik di kolom kode Morse langsung menjadi teks. Pita sinyal di bawahnya menggambar titik dan garis tiap huruf sesuai panjang waktu sebenarnya, lalu terisi mengikuti lampu sinyal saat diputar. Tabel yang dipakai adalah tabel internasional untuk huruf Latin, jadi alfabet bahasa Indonesia dapat langsung diterjemahkan.

Kapan orang menerjemahkan atau membaca kode Morse

  • Memecahkan atau membuat teka-teki dan escape room: masukkan titik dan garis dari soal ke kolom kode Morse, dan jawabannya muncul sebagai teks. Untuk membuat soal, ketik kalimatnya lalu salin hasilnya. Ingat bahwa pembatas antarhuruf berupa spasi, jadi jangan merapatkannya.
  • Ukiran di gelang, cincin, atau kartu ucapan: nama atau tanggal penting sering diubah menjadi titik dan garis. Bentuk pada pita sinyal bisa ditiru apa adanya agar jarak antarhuruf ikut benar.
  • Memeriksa sinyal dalam film atau gim: catat panjang kedipan atau bunyi yang terdengar, masukkan ke kolom kode Morse, dan Anda tahu huruf apa yang dimaksud. Sinyal SOS yang ditulis rapat seperti ...---... juga dikenali.
  • Berlatih mendengar kode: pemula dalam radio amatir atau kegiatan kepramukaan bisa mengenal bunyi tiap huruf dengan kecepatan 5 sampai 40 WPM sebelum mencoba mengirim sendiri.
  • Mencoba isyarat senter atau layar ponsel: sebelum benar-benar mengedipkan cahaya, Anda bisa merasakan panjang titik, panjang garis, dan jeda antarhuruf lewat lampu sinyal dan suara di sini.

Cara memakai

  1. Ketik kalimat di kolom teks, atau ketik titik dan garis di kolom kode Morse. Kolom di seberangnya langsung ikut berubah. Pisahkan huruf dengan spasi dan kata dengan garis miring (/). Di ponsel, tombol titik, garis, spasi huruf, spasi kata, dan hapus satu di bawah kolom kode Morse bisa dipakai untuk mengetik.
  2. Periksa titik dan garis pada pita sinyal. Tekan sebuah huruf untuk mendengar huruf itu saja, atau tekan Putar untuk memperdengarkan dan menampilkan seluruh sinyal. Jika sakelar suara dimatikan, hanya lampu sinyal yang menyala.
  3. Pilih kecepatan antara 5 dan 40 WPM. Pada 20 WPM bawaan, satu titik berlangsung 0,06 detik. Jika baru pertama kali mendengar, turunkan ke sekitar 10 WPM.
  4. Salin hasil dengan tombol Salin di tiap kolom, atau tekan Simpan WAV untuk mengunduh berkas suaranya. Huruf pada tabel kode di bagian paling bawah akan masuk ke kolom dan dibunyikan saat ditekan.

Contoh “Telegram 1844” adalah ayat “What hath God wrought” (Bilangan 23:23) yang dikirim pada 24 Mei 1844 lewat jalur telegraf jarak jauh pertama di Amerika Serikat, yang menghubungkan Washington dan Baltimore. Contoh ini menuliskan kalimat tersebut dengan kode internasional masa kini. Karena langsung masuk ke kolom kode Morse, Anda bisa melihat proses penerjemahannya kembali ke teks.

Tabel kode Morse internasional (A sampai Z, angka)

Kode Morse internasional ditetapkan dalam rekomendasi ITU-R M.1677-1. Dua puluh enam huruf Latin, huruf e beraksen (É), dan sepuluh angka tercantum di bawah. Semua angka terdiri atas lima sinyal: dari 1 sampai 5 jumlah titik bertambah satu demi satu, dari 6 sampai 0 jumlah garis yang bertambah, sehingga 0 berupa lima garis (-----).

HurufKodeHurufKodeHurufKode
A.-N-.É..-..
B-...O---1.----
C-.-.P.--.2..---
D-..Q--.-3...--
E.R.-.4....-
F..-.S...5.....
G--.T-6-....
H....U..-7--...
I..V...-8---..
J.---W.--9----.
K-.-X-..-0-----
L.-..Y-.--
M--Z--..

Tanda baca dan simbol juga ditetapkan dalam tabel ITU. Garis miring yang Anda ketik di kolom teks tidak berarti pemisah kata, melainkan berubah menjadi simbol -..-..

SimbolNamaKode
.Titik (tanda baca).-.-.-
,Koma--..--
:Titik dua (tanda bagi)---...
?Tanda tanya (permintaan mengulang pengiriman)..--..
'Apostrof.----.
-Tanda hubung (tanda kurang)-....-
/Garis miring (garis pecahan)-..-.
(Kurung buka-.--.
)Kurung tutup-.--.-
"Tanda petik (pembuka dan penutup sama).-..-.
=Tanda sama dengan-...-
+Tanda tambah.-.-.
@Tanda at (surel).--.-.

Tanda kali (×) tidak punya kode sendiri dan dikirim sebagai X (-..-). Tanda seru (!), titik koma (;), dan ampersan (&) tidak ada di tabel ITU, sehingga tidak diubah dan penerjemah menyebutkan karakter mana yang dilewati.

Karakter di luar tabel ITU dan cara penerjemah menanganinya

Teks sehari-hari sering memuat karakter yang tidak punya kode resmi. Penerjemah ini tidak menebak-nebak, melainkan memakai aturan yang selalu sama dan memberi tahu Anda apa yang terjadi.

  • !, &, dan ;: tidak ada di tabel ITU, jadi dilewati saat mengubah. Pemberitahuan di bawah kolom menyebut karakternya dan menyediakan tombol untuk menghapusnya dari kolom teks.
  • Huruf beraksen: huruf seperti Á, Ü, atau Ç diganti dengan huruf dasarnya (A, U, C). Satu-satunya huruf beraksen yang punya kode sendiri di tabel ITU adalah É (..-..), jadi É tetap É.
  • Ñ: tidak ada di tabel ITU, tetapi --.-- lazim dipakai sebagai kode tambahan. Penerjemah ini menerimanya dan menandainya dengan tanda bintang (*) di tabel kode.
  • Huruf besar dan kecil: tidak dibedakan, sebab kode Morse tidak mengenal huruf kapital.
  • Spasi ganda dan baris baru: dianggap pemisah antarkata, sehingga hasilnya tetap satu garis miring di antara dua kata.

Berikut contoh hasil terjemahan yang dihitung oleh penerjemah ini pada kalimat berbahasa Indonesia.

TeksCatatanKode Morse
HALO DUNIADua kata dipisah /.... .- .-.. --- / -.. ..- -. .. .-
TERIMA KASIHDua kata dipisah /- . .-. .. -- .- / -.- .- ... .. ....
SELAMAT PAGIDua kata dipisah /... . .-.. .- -- .- - / .--. .- --. ..
17-8-1945Angka dan tanda hubung.---- --... -....- ---.. -....- .---- ----. ....- .....
TOLONG!Tanda ! dilewati- --- .-.. --- -. --.

Panjang titik, garis, dan jeda, serta WPM

ITU-R M.1677-1 menjadikan panjang satu titik sebagai satuan waktu. Satu garis sepanjang tiga titik, jeda di dalam satu huruf sepanjang satu titik, jeda antarhuruf sepanjang tiga titik, dan jeda antarkata sepanjang tujuh titik. Jeda yang tidak berbunyi pun bagian dari kode, jadi bila jeda berantakan, titik dan garis yang sama bisa terbaca sebagai huruf lain.

UnsurSatuan5 WPM20 WPM40 WPM
Titik10,24 detik0,06 detik0,03 detik
Garis30,72 detik0,18 detik0,09 detik
Jeda di dalam huruf10,24 detik0,06 detik0,03 detik
Jeda antarhuruf30,72 detik0,18 detik0,09 detik
Jeda antarkata71,68 detik0,42 detik0,21 detik
SOS (... --- ...)276,48 detik1,62 detik0,81 detik

WPM berarti jumlah kata per menit, dengan kata acuan PARIS. PARIS terdiri atas 43 satuan, yaitu sinyal ditambah jeda antarhuruf, dan jika jeda tujuh satuan sebelum kata berikutnya ditambahkan, totalnya 50 satuan. Untuk mengirim PARIS 20 kali dalam semenit, 1.000 satuan harus muat dalam 60 detik, jadi satu titik berlangsung 60 ÷ 1.000 = 0,06 detik. Dengan kata lain, panjang titik dalam detik sama dengan 1,2 ÷ WPM.

PARIS digambar sesuai panjang waktunya. Sinyal 31 satuan dan jeda antarhuruf 12 satuan berjumlah 43 satuan, dan dengan jeda antarkata 7 satuan di ujungnya menjadi 50 satuan. Pada 20 WPM, totalnya tepat 3 detik.

Sinyal yang dikirim rapat dan SOS

Dalam komunikasi radio ada sinyal yang dikirim sekaligus tanpa jeda antarhuruf. Yang paling dikenal adalah sinyal darurat SOS: tiga titik, tiga garis, tiga titik yang dirapatkan menjadi ...---.... SOS tidak tercantum dalam ITU-R M.1677-1, tetapi bagian 1.1.3 rekomendasi itu menetapkan lima sinyal di bawah ini serta undangan untuk mengirim (-.-), yang kodenya sama dengan huruf K sehingga penerjemah ini membacanya sebagai K. Jika Anda mengetiknya di kolom kode Morse, penerjemah ini mengenalinya dan menampilkannya seperti <SK>. Huruf dalam tanda kurung siku itu hanyalah sebutan yang lazim dipakai kalangan radio.

NamaArtiKode
SOSSinyal darurat (dikirim rapat)...---...
<SN>Dimengerti (Understood)...-.
<HH>Salah, delapan titik (Error)........
<AS>Tunggu (Wait).-...
<SK>Akhir komunikasi (End of work)...-.-
<KA>Awal komunikasi, sebelum semua pengiriman (Starting signal)-.-.-

Ketik <SOS> atau <SK> dengan tanda kurung siku di kolom teks untuk mendapatkan sinyal rapat. Jika menulis SOS tanpa tanda kurung siku, hasilnya tiga huruf S, O, S yang dipisah jeda antarhuruf.

Cara mempelajari kode Morse

  • Kenali bunyinya, bukan hafalan tabel: kebiasaan menghitung titik dan garis dengan mata membuat Anda tertinggal saat sinyal cepat. Tekan huruf di pita sinyal satu per satu, dan ingat bunyinya sebagai satu kesatuan.
  • Pertahankan kecepatan huruf, lebarkan jedanya: metode Farnsworth yang dibahas ARRL mengirim huruf lebih cepat daripada kecepatan kata. Contohnya, huruf dikirim pada 20 WPM, tetapi jeda antarhuruf diperlebar hingga kecepatan keseluruhan turun menjadi 10 WPM. Bentuk bunyi tiap huruf pun dikenal pada kecepatan sebenarnya sejak awal. Pengaturan kecepatan di sini mengubah titik, garis, dan jeda sekaligus, jadi untuk melebarkan jeda saja, tekan dan dengarkan huruf satu per satu.
  • Mulai dari dua huruf, tambah satu demi satu: metode Koch mendengarkan pada kecepatan target sejak awal, hanya dengan dua huruf, lalu menambah satu huruf setelah catatan Anda benar 90% atau lebih. Pilih dan putar hanya huruf yang sudah Anda kuasai dari tabel kode.
  • Ulangi kalimat pendek: masukkan nama Anda, SOS, atau sapaan yang sering dipakai, lalu putar berulang-ulang. Bunyinya akan menempel sebagai satu rangkaian, sekaligus melatih jeda antarkata.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Tidak memberi spasi antarhuruf: .... adalah H, tetapi .. .. adalah dua huruf I. Titik dan garis tidak bisa dipisah menjadi huruf hanya dengan melihatnya, jadi selalu beri spasi di antara huruf.
  • Menulis SOS dengan spasi, atau sebaliknya: ... --- ... adalah tiga huruf S, O, S, sedangkan ...---... adalah sinyal darurat yang dikirim rapat. Keduanya dikenali sebagai SOS di sini.
  • Mencampur angka 0 dan huruf O: 0 adalah lima garis (-----), sedangkan O tiga garis (---).
  • Menyamakan / sebagai pemisah dengan / sebagai simbol: di kolom kode Morse, / berarti jeda antarkata. Simbol garis miring itu sendiri adalah -..-..
  • Memakai tanda baca yang tidak ada di tabel: tanda seru dan titik koma tidak punya kode, jadi akan dilewati. Tulis ulang kalimat dengan tanda baca yang tersedia di tabel ITU.
  • Mengira kode ini cocok untuk semua abjad: tabel di sini hanya mencakup huruf Latin, angka, dan tanda baca ITU. Aksara lain seperti Jawa, Arab, atau Kiril tidak didukung.

Keterbatasan

  • Halaman ini hanya memakai tabel kode internasional (huruf Latin, angka, dan tanda baca ITU). Kode Morse untuk aksara lain tidak didukung.
  • Kolom teks menampung maksimal 2.000 karakter dan kolom kode Morse maksimal 100.000 karakter. Pemutaran dan penyimpanan WAV hanya untuk sinyal sampai 5 menit. Batas ini milik penerjemah ini, bukan bagian dari standar kode Morse.
  • Tidak ada fitur mendengarkan lewat mikrofon atau menerjemahkan berkas rekaman. Sinyal cahaya hanya ditampilkan sebagai lampu kecil di layar, dan seluruh layar tidak dikedipkan karena kedipan cepat dapat membahayakan orang yang peka terhadap cahaya.
  • Kode Morse bukan sandi. Siapa pun yang tahu tabelnya bisa membacanya, jadi jangan memakainya untuk menyembunyikan kata sandi atau data pribadi.

Sumber

Dasar pemeriksaan: kode internasional dan jeda diperiksa pada naskah rekomendasi ITU asli pada 22 Oktober 2026. Konversi dan pembuatan suara berlangsung hanya di dalam peramban, dan kalimat yang Anda ketik tidak dikirim ke server ataupun disimpan di alamat. Suaranya gelombang sinus 600 Hz, dan WAV-nya mono 16 kHz.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana menulis SOS dalam kode Morse?

S adalah tiga titik (...) dan O tiga garis (---), jadi jika huruf dipisah, SOS ditulis ... --- ... . Saat benar-benar dikirim sebagai sinyal darurat, tidak ada jeda antarhuruf, sehingga menjadi ...---... dalam satu rangkaian. Penerjemah ini membaca keduanya sebagai SOS, dan jika Anda menulis <SOS> di kolom teks, hasilnya berupa sinyal rapat.

Apa kode Morse untuk huruf H?

Huruf H adalah empat titik (....). Dua titik yang diberi spasi (.. ..) bukan H, melainkan dua huruf I, jadi spasi antarhuruf wajib ada. Untuk huruf A, kodenya satu titik dan satu garis (.-), sedangkan E hanya satu titik (.).

Bagaimana kode Morse untuk "HALO DUNIA" dan "TERIMA KASIH"?

HALO DUNIA menjadi .... .- .-.. --- / -.. ..- -. .. .- dan TERIMA KASIH menjadi - . .-. .. -- .- / -.- .- ... .. .... . Garis miring (/) memisahkan kata. Cukup ketik kalimatnya di kolom teks, dan kode Morse muncul di kolom sebelahnya.

Seberapa cepat 20 WPM?

Pada 20 WPM, kata acuan PARIS dikirim 20 kali dalam semenit. PARIS dengan jeda sebelum kata berikutnya berjumlah 50 satuan, jadi satu titik berlangsung 1,2 ÷ 20 = 0,06 detik, satu garis 0,18 detik, dan jeda antarkata 0,42 detik. Pemula sebaiknya mulai dari sekitar 10 WPM.

Bagaimana cara belajar kode Morse?

Kenali bunyinya sebagai satu kesatuan, bukan dengan menghitung titik dan garis. Metode Koch memulai dengan dua huruf pada kecepatan target, lalu menambah satu huruf setelah catatan Anda benar 90% atau lebih. Metode Farnsworth mengirim huruf dengan cepat tetapi melebarkan jeda di antaranya. Tekan huruf di pita sinyal untuk mendengar satu huruf saja.

Bisakah suara kode Morse diunduh?

Bisa. Tekan Simpan WAV di baris pemutaran untuk mengunduh berkas suara pada kecepatan yang sedang dipilih. Formatnya gelombang sinus 600 Hz, mono 16 kHz, dan hanya sinyal sampai 5 menit yang bisa disimpan. Berkasnya dapat dipakai untuk menyunting video atau nada pemberitahuan.

Bagaimana dengan tanda seru, huruf beraksen, dan angka?

Tanda seru (!), titik koma (;), dan ampersan (&) tidak ada di tabel ITU sehingga dilewati dan Anda diberi tahu. Huruf beraksen diganti huruf dasarnya, kecuali É (..-..) yang punya kode sendiri. Angka selalu lima sinyal; misalnya 17 menjadi .---- --... dan 0 menjadi -----.

Apakah kode Morse itu sandi, dan apakah kalimat saya dikirim ke server?

Kode Morse bukan sandi: siapa pun yang tahu tabelnya bisa membacanya, jadi jangan dipakai untuk menyembunyikan kata sandi atau data pribadi. Soal pengiriman, konversi dan pembuatan suara hanya berlangsung di dalam peramban Anda, dan kalimat yang diketik tidak dikirim ke server atau disimpan di alamat halaman.