Buat kode QR dari alamat web, teks, Wi-Fi, atau kontak, lalu simpan sebagai PNG atau SVG
Kode QR adalah barcode dua dimensi yang menyimpan teks dalam pola hitam-putih yang dibaca kamera. Jika Anda memasukkan alamat situs web, orang yang memindainya langsung menuju alamat itu. Jika Anda memasukkan data Wi-Fi, aplikasi kamera membaca nama jaringan dan kata sandinya untuk membantu menyambung. Jika Anda memasukkan kontak, datanya bisa disimpan di aplikasi kontak. Pembuat di atas menggambar pratinjau begitu isi dimasukkan, lalu menampilkan versi (jumlah kotak), panjang data, dan tingkat koreksi kesalahan.
Kode QR dibuat langsung di peramban. Isi yang Anda masukkan tidak dikirim ke server dan tidak tersimpan di bilah alamat. Namun, setelah gambar QR dicetak atau dikirim, siapa pun yang memindainya dapat membaca isinya.
Langkah membuat
- Pilih isi kode QR: Pilih salah satu dari situs web, teks, Wi-Fi, atau kontak. Kolom yang muncul hanya yang diperlukan untuk jenis tersebut.
- Masukkan nilai: Untuk alamat web, https:// ditambahkan otomatis jika belum ada. Untuk Wi-Fi, isi nama jaringan (SSID), kata sandi, dan jenis keamanan. Untuk kontak, isi nama serta nomor telepon, email, dan data lain.
- Pilih koreksi kesalahan: Pengaturan awalnya M. Jika kode bisa tergores atau sebagian tertutup, seperti pada cetakan, naikkan ke Q atau H. Semakin tinggi, semakin rapat polanya.
- Warna dan ukuran: Disarankan QR berwarna gelap dengan latar terang. PNG bisa dipilih antara 256 dan 2.048px, dan untuk cetak simpan sebagai SVG yang tidak pecah saat diperbesar.
- Pindai untuk memastikan: Sebelum menyimpan, pindai pratinjau dengan kamera ponsel dan pastikan alamat yang terbuka atau isi yang tampil sudah benar.
Kapasitas menurut versi dan koreksi kesalahan
Kode QR memiliki versi 1 (21×21 kotak) sampai versi 40 (177×177 kotak), tergantung ukurannya. Pada versi yang sama, koreksi kesalahan yang lebih tinggi menambah data pemulihan sehingga jumlah karakter yang muat berkurang. Tabel di bawah menunjukkan jumlah byte maksimum pada mode byte (UTF-8), yang memuat huruf, angka, dan karakter lain apa adanya. Huruf Latin dasar memakai 1 byte, sedangkan emoji memakai 4 byte.
| Versi | Jumlah kotak | L | M | Q | H |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 21×21 | 17 | 14 | 11 | 7 |
| 2 | 25×25 | 32 | 26 | 20 | 14 |
| 3 | 29×29 | 53 | 42 | 32 | 24 |
| 5 | 37×37 | 106 | 84 | 60 | 44 |
| 10 | 57×57 | 271 | 213 | 151 | 119 |
| 20 | 97×97 | 858 | 666 | 482 | 382 |
| 30 | 137×137 | 1732 | 1370 | 982 | 742 |
| 40 | 177×177 | 2953 | 2331 | 1663 | 1273 |
Pembuat ini otomatis memilih versi terkecil yang cukup untuk isi Anda. Versi yang diperlukan menurut panjang isi adalah sebagai berikut (angka dalam kurung adalah jumlah kotak).
| Panjang isi | L | M | Q | H |
|---|---|---|---|---|
| 20 byte (URL pendek) | 2 (25) | 2 (25) | 2 (25) | 3 (29) |
| 50 byte | 3 (29) | 4 (33) | 5 (37) | 6 (41) |
| 100 byte | 5 (37) | 6 (41) | 8 (49) | 10 (57) |
| 300 byte (sekitar 300 huruf Latin) | 11 (61) | 13 (69) | 16 (81) | 18 (89) |
| 1000 byte | 22 (105) | 26 (121) | 31 (141) | 36 (161) |
Memilih tingkat koreksi kesalahan
Kode QR menyimpan data pemulihan agar tetap terbaca meski sebagian kotor atau robek. Tingkatnya ada empat: L, M, Q, dan H. DENSO WAVE, pembuat kode QR, menjelaskan bahwa M (pemulihan sekitar 15%) paling banyak dipilih dan Q memulihkan sekitar 25%. Untuk QR yang hanya tampil di layar, L atau M sudah cukup. Untuk tempat yang mudah kotor seperti lantai atau kemasan, Q atau H lebih tepat. DENSO WAVE mengingatkan bahwa menimpa QR dengan gambar dapat membuatnya tidak terbaca walau rusak sedikit, meski ada koreksi kesalahan.
Teks yang tersimpan menurut jenis
- Situs web: Alamat disimpan apa adanya (misalnya https://roberin.com/). Pastikan alamatnya lengkap tanpa spasi, dan jika berupa tautan internal perusahaan, pastikan pemindai punya hak akses.
- Teks: Huruf yang Anda tulis disimpan apa adanya dan tampil sebagai teks saat dipindai. Makin panjang, makin rapat polanya, dan makin sulit dibaca jika dicetak kecil.
- Wi-Fi: Formatnya
WIFI:T:WPA;S:namajaringan;P:katasandi;;. Jika nama atau kata sandi mengandung \ ; , " : , karakter itu harus diawali \ agar tidak rusak, dan pembuat ini menambahkannya otomatis. Untuk jaringan tersembunyi, tambahkan H:true. - Kontak: Disimpan dalam format vCard 3.0 (diawali BEGIN:VCARD), hanya untuk data yang Anda isi: nama, perusahaan, telepon, email, dan alamat. vCard 3.0 mewajibkan nama (N dan FN) serta item versi, sehingga QR tidak dibuat jika kolom nama kosong.
Buka "Lihat isi yang tersimpan di QR" di bawah pratinjau untuk melihat teks yang benar-benar masuk (kata sandi Wi-Fi ditampilkan tersamar).
Daftar periksa sebelum mencetak atau membagikan
- Jangan potong margin sekeliling: QR memerlukan margin putih selebar 4 kotak di sekelilingnya. Gambar yang disimpan sudah memuat margin itu, jadi jangan memotongnya saat mendesain.
- Jaga kontras: Meski memakai warna merek, buat QR gelap dan latar terang. QR terang di atas latar gelap (terbalik) tidak terbaca di sebagian aplikasi, sehingga pembuat ini menampilkan peringatan.
- Cetak dengan SVG: Kotak SVG berupa bentuk vektor, sehingga tepinya tidak buram sebesar apa pun dicetak. Pakai PNG untuk web atau dokumen.
- Pindai sekali lagi pada ukuran sebenarnya: Untuk QR yang keluar secara offline, seperti kartu nama atau poster, cetak dengan ukuran akhir lalu pindai dari jarak sebenarnya. Setelah terpasang, memperbaikinya merepotkan.
- Jangan masukkan nilai sensitif: Kata sandi Wi-Fi karyawan atau tautan privat dapat dibaca oleh siapa pun yang melihat QR.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai tangkapan layar pratinjau: Tangkapan layar beresolusi rendah dan marginnya mudah terpotong. Simpan sebagai PNG atau SVG.
- Alamat tercampur spasi atau baris baru: Spasi di ujung alamat hasil salin menimbulkan galat. Pembuat ini menghapus spasi di awal dan akhir, lalu memberi tahu jika formatnya salah.
- Jenis keamanan Wi-Fi tidak sesuai: Jika router memakai WPA2 tetapi Anda memilih "Tanpa kata sandi", perangkat tidak bisa tersambung. Periksa jenis keamanan di pengaturan router.
- Isi terus ditambah: Daripada memasukkan teks panduan yang panjang, lebih baik memuat alamat halaman panduan agar polanya sederhana dan mudah dibaca.
Batasan dan catatan
- Isi disimpan hanya dengan mode byte (UTF-8). Isi yang hanya berupa angka pun bisa menghasilkan QR sedikit lebih besar daripada mode khusus angka.
- Penambahan logo, pola dengan sudut membulat, dan penghitungan jumlah pindai (QR dinamis) tidak didukung. Isi QR yang dibuat bersifat tetap dan tidak bisa diubah kemudian.
- Aplikasi kamera yang lama mungkin membaca jaringan tersembunyi atau sebagian item kontak secara berbeda, jadi periksa di iPhone dan Android masing-masing.
Tanggal acuan Penjelasan versi, koreksi kesalahan, dan margin dalam artikel ini, serta format Wi-Fi dan vCard, diperiksa pada sumber aslinya pada 2026-10-08. QR Code adalah merek dagang terdaftar DENSO WAVE INCORPORATED.
Sumber
- 01DENSO WAVE: Information capacity and versions of QR CodeVersi 1 (21×21 kotak) sampai versi 40 (177×177 kotak)
- 02DENSO WAVE: Error correction featureKoreksi kesalahan L, M, Q, H; M (15%) paling banyak dipilih, Q 25%
- 03DENSO WAVE: FAQMargin selebar 4 kotak diperlukan di sekeliling, penulisan merek dagang
- 04ZXing: Barcode ContentsFormat QR Wi-Fi WIFI:T:;S:;P:;H:;; dan escape karakter khusus \ ; , " :
- 05RFC 2426: vCard MIME Directory Profile (vCard 3.0)FN, N, dan VERSION wajib; escape untuk koma dan titik koma
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara membuat kode QR?
Pilih isi yang ingin dimuat (situs web, teks, Wi-Fi, atau kontak) lalu masukkan nilainya, dan kode QR langsung muncul di pratinjau. Pilih tingkat koreksi kesalahan dan warna, simpan sebagai PNG atau SVG, lalu pindai sekali dengan kamera ponsel sebelum dipakai.
Tingkat koreksi kesalahan mana yang sebaiknya dipilih?
Pengaturan awalnya M. Tingkat ini menyimpan data pemulihan agar kode tetap terbaca meski sebagian kotor atau tertutup, dan DENSO WAVE, pembuat kode QR, menjelaskan bahwa M (pemulihan sekitar 15%) paling banyak dipilih. Untuk cetakan atau tempat yang mudah rusak seperti lantai, naikkan ke Q atau H. Semakin tinggi, semakin rapat polanya.
Seberapa banyak isi yang bisa dimuat dalam kode QR?
Dengan mode byte yang dipakai pembuat ini, versi terbesar yaitu versi 40 memuat hingga 2.953 byte pada L, 2.331 byte pada M, 1.663 byte pada Q, dan 1.273 byte pada H. Namun semakin panjang isinya, semakin rapat polanya, sehingga sulit dibaca jika dicetak kecil.
Amankah memasukkan kata sandi ke QR Wi-Fi?
Untuk jaringan yang memang boleh dibagikan, seperti di rumah atau toko, ini praktis. Namun siapa pun yang melihat QR dapat membaca kata sandinya apa adanya, jadi jangan masukkan jaringan karyawan atau administrator yang aksesnya harus dibatasi. Kata sandi yang Anda masukkan tidak dikirim ke server dan tidak tersimpan di bilah alamat.
Untuk cetak, lebih baik PNG atau SVG?
Untuk cetak, SVG lebih baik. Kotaknya tersimpan sebagai bentuk vektor, sehingga tepinya tidak buram sebesar apa pun dicetak. Gunakan PNG untuk halaman web atau dokumen, dan simpan lebih besar daripada ukuran tampilan sebenarnya (512px atau lebih) agar tetap tajam.
Apakah QR tetap terbaca jika warnanya diubah?
Selama warna QR cukup gelap dan latarnya terang, QR tetap terbaca. Warna terbalik, yaitu QR terang di atas latar gelap, atau kombinasi dengan kontras rendah tidak terbaca oleh sebagian aplikasi, sehingga pembuat ini menampilkan peringatan. Setelah mengubah warna, selalu uji dengan kamera sungguhan.
Apakah QR kontak terbuka sama di semua ponsel?
Kontak disimpan dalam format standar vCard 3.0 sehingga terbaca oleh sebagian besar aplikasi kontak. Namun tampilan item alamat atau perusahaan bisa berbeda antaraplikasi, jadi periksa di iPhone dan Android. Nama wajib diisi.
Bisakah isi kode QR yang sudah dibuat diubah nanti?
Tidak. QR yang dibuat di sini bersifat tetap karena isinya langsung masuk ke dalam pola, sehingga tidak bisa diubah. Jika alamat mungkin berubah, muat alamat halaman panduan yang Anda kelola sendiri lalu ubah isi halaman itu. Karena bersifat tetap, QR ini tidak memiliki masa berlaku.