Alat yang dibutuhkan, langsung dipakai

Kalkulator Suhu Terasa Angin

Masukkan suhu udara dan kecepatan angin di sebelah kiri, hasil suhu terasa angin, selisih dari suhu asli, dan status dingin langsung tampil di sebelah kanan.

Input

Masukkan suhu udara dan kecepatan angin, suhu terasa akan dihitung otomatis.

Hasil

Suhu terasa Selisih dari suhu asli
Suhu asli
Status dingin
Suhu yang diturunkan angin
Rentang rumus standar

Suhu terasa dihitung dari rumus wind chill standar (Celsius·km/jam). Faktor seperti sinar matahari, kelembapan, pakaian, kondisi basah, dan kesehatan pribadi tidak masuk ke rumus ini, jadi anggap sebagai nilai referensi saat memutuskan aktivitas di luar ruangan.

Terakhir diperbarui:
Standar ROBERINAlat yang dibutuhkan,
langsung bisa dipakai.
  • Terlihat sejak awalArea input dan hasil dibuat jelas.
  • Hasil lebih duluAngka utama ditaruh di depan, detail mengikuti seperlunya.
  • Tidak banyak syaratTanpa akun atau data tambahan sebelum memakai alat.
Roberin

Membaca Suhu Terasa Angin (Wind Chill) dengan Angka

Indonesia beriklim tropis, jadi suhu terasa angin (wind chill) jarang jadi urusan sehari-hari — BMKG lebih sering memakai "suhu terasa" berbasis indeks panas (heat index) untuk hari panas dan lembap. Tapi wind chill tetap relevan di beberapa situasi nyata: dataran tinggi seperti Dieng, Bromo, Puncak, atau Ranu Kumbolo yang suhunya bisa mendekati atau di bawah 0°C saat dini hari; ruang ber-AC dan cold storage tempat suhu rendah bertemu embusan kipas; dan perjalanan ke negara empat musim seperti Jepang, Korea, atau Eropa saat musim dingin.

Kalkulator ini memakai rumus wind chill standar Amerika Utara (JAG/TI) yang menghitung seberapa cepat kulit kehilangan panas saat suhu dingin bertemu angin. Suhu terasa yang ditampilkan bukan berarti suhu udara sesungguhnya berubah — angka ini hanya cara membaca efek angin sebagai "rasa dingin setara suhu berapa". Sinar matahari, kelembapan, pakaian, dan kondisi kesehatan tidak masuk rumus, jadi gunakan sebagai referensi, bukan patokan mutlak.

Suhu terasa angin adalah indikator dingin yang memperhitungkan angin

Wind chill (suhu terasa angin) menunjukkan seberapa "lebih dingin" tubuh terasa ketika angin kencang mempercepat hilangnya panas dari kulit yang terbuka, meski suhu udara sebenarnya sama. Di Indonesia ini paling relevan saat mendaki gunung, berkemah di dataran tinggi, atau bersiap ke negara bermusim dingin — situasi yang mudah terlewat kalau hanya melihat angka suhu udara biasa.

Cara memakai kalkulator

Isi suhu udara dan kecepatan angin di sebelah kiri, hasil di sebelah kanan langsung diperbarui tanpa tombol hitung.

  • Masukkan suhu udara dalam Celsius (°C). Suhu di bawah nol ditulis dengan tanda minus (-) di depan.
  • Masukkan kecepatan angin dalam km/jam. Jika data dari sumber lain memakai m/s, kalikan 3,6 untuk mengubah ke km/jam.
  • Gunakan chip contoh (angin sejuk, keluar musim dingin, gelombang dingin, gelombang dingin kuat, zona bahaya) untuk kombinasi yang sering dicari.
  • Jangan hanya lihat suhu terasa — baca juga selisih dari suhu asli dan status dingin secara bersamaan.

Suhu udara dan kecepatan angin, dua input utama

Kedua nilai harus diisi agar suhu terasa terhitung. Jika salah satu kosong, hasil tetap netral.

  • Suhu udara: suhu udara sebenarnya (°C). Rentang input -50°C sampai 50°C.
  • Kecepatan angin: kecepatan angin dekat permukaan tanah (km/jam). Rentang input 0 sampai 200 km/jam.
  • Rumus standar paling akurat pada suhu 10°C ke bawah dan kecepatan angin di atas 5 km/jam.
  • Di bawah 5 km/jam, efek angin dianggap kecil sehingga suhu terasa ditampilkan sama dengan suhu udara asli.

Rumus suhu terasa angin

Kalkulator ini memakai rumus wind chill standar Amerika Utara. Suhu Celsius T dan kecepatan angin V (km/jam) menghasilkan suhu terasa W.

  • W = 13,12 + 0,6215·T − 11,37·V^0,16 + 0,3965·T·V^0,16
  • T = suhu udara dalam °C, V = kecepatan angin dalam km/jam
  • Kecepatan angin di bawah 5 km/jam: W = T (efek angin diabaikan)
  • Hasil dibulatkan satu angka di belakang koma, memakai tanda koma desimal sesuai kaidah bahasa Indonesia.

Contoh perhitungan: -10°C dengan angin 50 km/jam

Chip "Gelombang dingin" mengisi suhu -10°C dan kecepatan angin 50 km/jam. Dimasukkan ke rumus, suhu terasa menjadi sekitar -21,8°C — 11,8°C lebih dingin dari suhu asli, masuk status "Sangat dingin". Ini bukan berarti termometer menunjukkan -21,8°C, melainkan kulit kehilangan panas secepat berada di udara sedingin itu.

Suhu udara
-10 °C
Kecepatan angin
50 km/jam
Suhu terasa
-21,8 °C
Selisih dari suhu asli
-11,8 °C
Terasa
Sangat dingin

Membaca empat hasil secara terpisah

Lihat keempat nilai ini bersamaan agar penilaian efek angin lebih tepat.

  • Suhu terasa: perkiraan dingin yang dirasakan tubuh setelah memperhitungkan angin.
  • Selisih dari suhu asli: seberapa jauh angin menurunkan suhu terasa (biasanya negatif).
  • Status dingin: dijelaskan dengan kata — nyaman, agak dingin, dingin, sangat dingin, atau zona bahaya.
  • Rentang rumus standar: menandai "dalam rentang standar" jika suhu ≤10°C dan angin >5 km/jam, atau "nilai referensi (di luar rentang)" jika tidak.

Ambang batas status dingin

Suhu terasa dikelompokkan sebagai berikut. Kalau angka belum terasa jelas, baca dulu label statusnya.

  • 10°C ke atas: Nyaman
  • 0°C sampai 10°C: Agak dingin
  • -10°C sampai 0°C: Dingin
  • -25°C sampai -10°C: Sangat dingin (waspada radang dingin)
  • Di bawah -25°C: Zona bahaya (paparan singkat pun berisiko)

Di luar rentang standar, anggap sebagai referensi

Jika suhu udara lebih dari 10°C atau kecepatan angin di bawah 5 km/jam, kondisinya berada di luar cakupan rumus wind chill standar — inilah situasi umum di sebagian besar Indonesia. Pada hari panas dan lembap, indeks panas (heat index) BMKG lebih sesuai dibanding wind chill. Kalkulator tetap menghitung dan menampilkan angka, tapi diberi label "nilai referensi (di luar rentang)" agar tidak dijadikan patokan utama.

Kesalahan yang sering terjadi

Kenali dulu kesalahan umum ini sebelum membaca hasil.

  • Salah unit angin: memasukkan kecepatan angin m/s langsung ke kolom km/jam membuat efek angin diremehkan sekitar 3,6 kali. Kalikan m/s × 3,6 = km/jam sebelum diisi.
  • Dipakai di cuaca panas: untuk panas dan kelembapan tinggi khas Indonesia, gunakan indeks panas, bukan wind chill.
  • Hanya memasukkan angin puncak sesaat: kecuali di jalur gunung, pantai berangin, atau jembatan tinggi, gunakan dulu kecepatan angin rata-rata.
  • Menganggap suhu terasa sebagai suhu asli: angka ini bukan suhu termometer, melainkan seberapa dingin kulit merasakannya akibat angin.

Daftar periksa sebelum bepergian ke tempat dingin

Gabungkan hasil kalkulator dengan poin berikut agar persiapan lebih aman, terutama saat naik ke dataran tinggi atau bepergian ke negara bermusim dingin.

  • Jika status "Sangat dingin" atau "Zona bahaya", batasi waktu di luar ruangan dan siapkan pakaian hangat berlapis.
  • Pakaian atau kulit yang basah mempercepat hilangnya panas — jaga tetap kering.
  • Anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit kronis lebih berisiko pada suhu terasa yang sama.
  • Jika ada peringatan cuaca ekstrem dari BMKG atau otoritas cuaca setempat, ikuti peringatan resmi tersebut, bukan hanya angka kalkulator.

Pertanyaan Umum Seputar Suhu Terasa Angin

Mengapa suhu terasa sama dengan suhu asli saat angin di bawah 5 km/jam?

Saat angin hampir tidak ada, kecepatan kulit kehilangan panas tidak cukup besar sesuai asumsi rumus wind chill standar. Karena itu, di bawah 5 km/jam suhu terasa ditampilkan sama dengan suhu udara asli, dan efek angin dianggap kecil.

Apakah tetap bisa dihitung jika suhu udara di atas 10°C?

Bisa dimasukkan, tapi hasilnya dianggap nilai referensi di luar rentang rumus standar. Wind chill dirancang untuk kondisi dingin yang diperparah angin; untuk hari panas dan lembap khas Indonesia, indeks panas (heat index) BMKG lebih tepat digunakan.

Apakah suhu terasa -21,8°C berarti suhu udara benar-benar turun sebesar itu?

Tidak. Suhu udara sebenarnya tetap sama dengan angka yang dimasukkan. -21,8°C berarti kulit yang terbuka kehilangan panas secepat berada di udara sedingin itu, bukan bahwa termometer menunjukkan angka tersebut.

Bagaimana jika data kecepatan angin dalam m/s?

Kalkulator ini memakai km/jam. Kalikan angka m/s dengan 3,6 untuk mendapatkan km/jam. Misalnya, 10 m/s sama dengan 36 km/jam.

Kapan suhu terasa angin ini relevan untuk orang Indonesia?

Paling relevan di dataran tinggi seperti Dieng, Bromo, Puncak, atau Ranu Kumbolo saat dini hari; di ruang ber-AC atau cold storage; dan saat bersiap bepergian ke negara bermusim dingin seperti Jepang, Korea, atau Eropa.

Apakah sinar matahari, kelembapan, dan pakaian ikut dihitung?

Tidak. Kalkulator ini hanya memakai suhu udara dan kecepatan angin. Sinar matahari yang kuat bisa membuat terasa lebih hangat, sedangkan pakaian basah atau kondisi kesehatan tertentu bisa membuat lebih berisiko — jadikan hasil ini sebagai pemeriksaan awal sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Diperiksa pada: 2026-07-16. Menggunakan rumus wind chill standar (Celsius·km/jam); suhu terasa adalah nilai perkiraan untuk referensi sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Roberin
Developer yang berpengalaman
Saya Roberin, developer berpengalaman yang menciptakan dunia yang lebih baik melalui tools kreatif dan praktis. Teknologi adalah untuk semua orang - mari bersama-sama membangun dunia yang lebih nyaman! 😊
Formulir kontak
Kirim hanya detail yang perlu kami periksa.
Jika perlu balasan, sertakan alamat email. Untuk laporan kesalahan, tuliskan URL halaman, nilai yang dimasukkan, hasil yang diharapkan, dan hasil yang muncul.