Perbandingan Biaya Mobil Listrik vs Bensin
Isi jarak dan asumsi EV/bensin di kiri; panel kanan langsung memperbarui biaya tahunan, total kepemilikan, selisih bulanan, dan rincian.
Skenario
EV
Bensin
Hasil
—
Dihitung ulang dari input saat ini.
langsung bisa dipakai.
- Terlihat sejak awalArea input dan hasil dibuat jelas.
- Hasil lebih duluAngka utama ditaruh di depan, detail mengikuti seperlunya.
- Tidak banyak syaratTanpa akun atau data tambahan sebelum memakai alat.
Membandingkan biaya mobil listrik dan bensin dengan dasar yang sama
Perbandingan biaya kendaraan harus menyamakan jarak tahunan dan lama kepemilikan, lalu mengubah efisiensi serta harga energi menjadi biaya tahunan. Kalkulator ini menambahkan servis, asuransi, pajak, parkir, dan cadangan baterai atau mesin.
Halaman Indonesia memakai km, km/kWh, km/L, rupiah, dan contoh harga yang dapat diedit. Nilai bawaan bukan harga resmi terkini.
Biaya pakai harus dimulai dari dasar yang sama
Jarak per tahun dan lama kepemilikan menentukan skala biaya energi, BBM, dan cadangan perbaikan besar.
- Jarak tahunan dalam km
- Lama kepemilikan dalam tahun
- Biaya tahunan dan total kepemilikan
Biaya EV memakai km ÷ km/kWh × Rp/kWh
Jika efisiensi 5 km/kWh, jarak tahunan dibagi 5 menghasilkan perkiraan kWh, lalu dikalikan tarif listrik.
- kWh/tahun = km ÷ km/kWh
- Biaya listrik = kWh/tahun × Rp/kWh
Biaya bensin memakai km ÷ km/L × Rp/L
Konsumsi liter dihitung dari jarak dibagi efisiensi km/L, lalu dikalikan harga per liter.
- Liter/tahun = km ÷ km/L
- Biaya BBM = liter/tahun × Rp/L
Biaya rutin harus tahunan
Servis, asuransi, pajak, dan parkir diisi sebagai biaya per tahun. Gunakan tagihan atau penawaran pribadi.
- Asuransi dengan cakupan sebanding
- Pajak sesuai daerah dan kendaraan
- Parkir rumah, kantor, atau langganan
Cadangan baterai dan mesin
Masukkan estimasi biaya besar dan bagi dengan umur atau interval tahun. Ini hanya uji sensitivitas, bukan prediksi kerusakan.
- Cadangan baterai = biaya ÷ tahun
- Cadangan mesin = biaya ÷ tahun
- Isi nol bila tidak ingin memasukkan cadangan
Urutan layar saat memakai alat
Isi jarak dan tahun, lalu kelompok EV dan bensin. Panel kanan langsung memperbarui pemenang, biaya tahunan, total, selisih bulanan, dan rincian.
- Contoh: skenario SUV jarak lebih tinggi
- Salin: ambil ringkasan saat ini
- Reset: kembali ke contoh Indonesia
Membaca hasil
Pemenang adalah sisi dengan biaya tahunan lebih rendah. Selisih bulanan membantu melihat dampaknya pada arus kas.
Contoh Indonesia terstruktur
Coba 12.000 km, 5 tahun, EV 5 km/kWh, bensin 12 km/L, lalu ubah tarif listrik dan harga bensin.
- Jarak dan horizon
- 12.000 km/tahun · 5 tahun
- Asumsi EV
- 5 km/kWh · Rp1.700/kWh
- Asumsi bensin
- 12 km/L · Rp14.000/L
- Yang dibaca
- Selisih tahunan, bulanan, dan total
Dasar sumber dan kemutakhiran
AFDC dan FuelEconomy.gov menjelaskan metode jarak, efisiensi, dan harga yang diisi pengguna. Kalkulator ini tidak mengambil harga langsung.
Batasan sebelum memakai angka
Harga beli, subsidi, depresiasi, cicilan, pemasangan charger, tol, ban, dan nilai jual kembali tidak dihitung.
- Harga transaksi dan cicilan
- Subsidi atau pajak yang berlaku
- Akses pengisian di rumah
- Garansi dan nilai jual kembali
FAQ biaya EV vs bensin
Apakah harga beli ikut dihitung?
Tidak. Ini perbandingan biaya pemakaian. Harga beli, subsidi, depresiasi, dan cicilan di luar perhitungan.
Apakah harga bawaan resmi?
Tidak. Semua contoh dapat diedit; masukkan tarif listrik dan harga BBM sendiri.
Bolehkah baterai atau mesin nol?
Bisa. Jika tidak ingin menghitung cadangan besar, isi biaya dan tahun dengan nol.
Mengapa halaman Indonesia memakai km/L?
Konsumsi BBM di Indonesia lazim dibaca dalam km/L, sehingga jarak tahunan dibagi efisiensi sebelum dikalikan harga per liter.
Apakah cukup untuk keputusan membeli?
Tidak. Ini hitungan dari asumsi; cek garansi, pengisian, depresiasi, pajak, dan penawaran nyata.
AFDC dan FuelEconomy.gov digunakan untuk konteks metode. Semua harga adalah asumsi yang dapat diedit.