2026 adalah MMXXVI, dan MCMXCIX adalah 1999
Angka Romawi memakai tujuh huruf: I (1), V (5), X (10), L (50), C (100), D (500), dan M (1.000). Huruf ditulis dari nilai terbesar ke terkecil, lalu semuanya dijumlahkan. Hanya pada angka 4 dan 9 huruf kecil diletakkan tepat di depan huruf yang lebih besar dan nilainya dikurangkan, supaya huruf yang sama tidak ditulis empat kali. Jadi 4 menjadi IV dan 9 menjadi IX.
2026 sama dengan 2.000 + 20 + 6, sehingga ditulis MM + XX + VI = MMXXVI. Sebaliknya, MCMXCIX dibaca per bagian: M (1.000) + CM (900) + XC (90) + IX (9) = 1999. Konverter di atas mengisi kolom di seberangnya begitu Anda mengetik di salah satu kolom. Alat ini juga memberi tahu apakah angka Romawi yang dimasukkan berupa penulisan baku, penjumlahan gaya lama seperti IIII pada jam, atau penulisan di luar kaidah seperti MIM.
Kapan perlu mengonversi atau memeriksa angka Romawi
Angka Romawi masih dipakai untuk peringatan dan keperluan resmi. Banyak di antaranya sulit diperbaiki setelah dicetak atau diukir, jadi ada baiknya memastikan hasil konversinya baku.
- Mengukir tanggal pada cincin atau tato: tanggal pernikahan atau hari jadi diubah per bagian. Misalnya 17 Agustus 1945 menjadi XVII.VIII.MCMXLV. Jika Anda mengetik 17.08.1945 di kolom angka, tanda pemisah tetap dan hanya angkanya yang berubah.
- Membaca tahun produksi film: Wikipedia bahasa Indonesia menyebut angka Romawi dipakai pada penomoran sekuel film. Di bagian akhir sebuah film, tahun hak cipta sering tertulis seperti MCMXCIV. Masukkan ke kolom angka Romawi dan hasilnya 1994.
- Menomori bab, jilid, dan halaman pendahuluan: Wikipedia bahasa Indonesia menyebut angka Romawi dipakai pada bab buku. Nomor bab biasanya ditulis I, II, III, sedangkan halaman pendahuluan buku sering memakai huruf kecil i, ii, iii. Kartu penulisan di bawah konverter menyalin bentuk yang Anda perlukan.
- Menulis abad dan peristiwa bertingkat: Wikipedia bahasa Indonesia mencontohkan abad XX dan Perang Dunia II. Tahun 2026 berada di abad XXI, yaitu tahun 2001 sampai 2100.
- Membaca nama raja, paus, dan seri pertandingan: Elizabeth II dan Louis XIV memakai angka Romawi. Wikipedia bahasa Indonesia juga menyebut seri olahraga seperti Olimpiade. Final sepak bola Amerika, Super Bowl, memakai angka Romawi, dan edisi ke-60 yang digelar pada 8 Februari 2026 bernama Super Bowl LX.
- Membaca muka jam: jam berangka Romawi sering menulis pukul 4 sebagai IIII, bukan IV. Itu bukan kesalahan, melainkan penjumlahan gaya lama, dan dijelaskan di bagian penjumlahan gaya lama.
Cara memakai
- Ketik angka di kolom Angka, dan kolom Angka Romawi langsung terisi. Angka yang dipisah titik, garis miring, atau tanda hubung, seperti 17.08.1945 atau 25/12/2024, dikonversi satu per satu dan tanda pemisahnya dibiarkan. Tombol "Tanggal hari ini" mengisi tanggal hari ini dengan urutan tanggal, bulan, tahun.
- Kolom Angka Romawi menerima huruf kapital maupun huruf kecil, termasuk lambang satu karakter seperti Ⅻ. Anda juga bisa memakai tombol I sampai M pada papan tombol di bawahnya. Untuk huruf bergaris atas (×1.000), nyalakan tombol garis atas lalu ketuk hurufnya, atau di papan ketik tulis garis bawah sebelum huruf, misalnya _V.
- Label di bagian depan papan uraian adalah putusannya. Jika bukan "Baku", alasan dan penulisan bakunya ditampilkan, dan tombol "Ubah ke penulisan baku" mengganti isi kolom Angka Romawi. Ubin huruf besar menunjukkan huruf yang dikelompokkan per nilai tempat beserta nilainya.
- Ketuk kotak pada papan nilai tempat untuk mengubah angka pada nilai tempat itu saja, sementara nilai tempat lain tidak berubah. Tombol panah memindahkan fokus ke kotak di sebelahnya. Tombol "Nilai tempat 10.000 ke atas" membuka baris puluhan ribu, ratusan ribu, dan jutaan.
- Kartu penulisan menyalin satu per satu bentuk baku, huruf kecil, lambang satu karakter (1 sampai 12), penjumlahan, dan bentuk garis bawah. "Salin tautan" menyalin alamat yang langsung membuka konversi yang sedang tampil.
Tujuh huruf dan tiga kaidah
Hanya ada tujuh huruf dalam angka Romawi. Dari huruf bernilai 1, 10, 100, dan 1.000 (I, X, C, M), yang boleh menjadi pengurang hanyalah I, X, dan C.
| Huruf | Nilai | Pasangan pengurangan dengan huruf ini |
|---|---|---|
| I | 1 | IV (4), IX (9) |
| V | 5 | tidak dipakai untuk mengurangi |
| X | 10 | XL (40), XC (90) |
| L | 50 | tidak dipakai untuk mengurangi |
| C | 100 | CD (400), CM (900) |
| D | 500 | tidak dipakai untuk mengurangi |
| M | 1.000 | tidak dipakai (mulai 4.000 memakai garis atas) |
- Tulis dari nilai terbesar, lalu jumlahkan. VI = 5 + 1 = 6, LX = 50 + 10 = 60, MDC = 1.000 + 500 + 100 = 1.600.
- Huruf kecil tepat di depan huruf yang lebih besar berarti pengurangan. Huruf pengurang harus I, X, atau C, dan hanya boleh berada di depan huruf bernilai 5 atau 10 kali nilainya. Karena itu pasangan pengurangan yang baku hanya enam: IV, IX, XL, XC, CD, dan CM. Inilah sebabnya 99 ditulis XC + IX = XCIX, bukan IC.
- I, X, C, dan M boleh diulang sampai tiga kali. V, L, dan D tidak diulang. Angka 4 ditulis IV, bukan IIII, dan 10 ditulis X, bukan VV.
Cari huruf tiap nilai tempat, lalu sambung
Anda tidak perlu menghitung kaidah satu per satu. Pecah angka menjadi ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan, cari huruf untuk tiap nilai tempat pada tabel di bawah, lalu sambung dari kiri. Nilai tempat yang berisi 0 tidak ditulis sama sekali.
- 1994 = 1.000 + 900 + 90 + 4 → M + CM + XC + IV = MCMXCIV
- 2006 = 2.000 + 6 → MM + VI = MMVI (ratusan dan puluhan yang 0 dilewati)
- 3888 = 3.000 + 800 + 80 + 8 → MMM + DCCC + LXXX + VIII = MMMDCCCLXXXVIII (15 huruf, penulisan terpanjang untuk angka sampai 3.999)
| Angka | Ribuan | Ratusan | Puluhan | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | M | C | X | I |
| 2 | MM | CC | XX | II |
| 3 | MMM | CCC | XXX | III |
| 4 | IV | CD | XL | IV |
| 5 | V | D | L | V |
| 6 | VI | DC | LX | VI |
| 7 | VII | DCC | LXX | VII |
| 8 | VIII | DCCC | LXXX | VIII |
| 9 | IX | CM | XC | IX |
Untuk ribuan 4 sampai 9, huruf M tidak boleh ditulis empat kali atau lebih, sehingga penulisannya beralih ke huruf bergaris atas. Bagiannya dibahas di bagian 4.000 ke atas.
1 sampai 100 dan tahun yang sering dicari
Berikut penulisan 1 sampai 100 yang sering dipakai untuk nomor daftar dan nomor bab. Tidak perlu diketuk, cukup dibaca. Angka lain bisa dimasukkan ke konverter di atas.
- 1I
- 2II
- 3III
- 4IV
- 5V
- 6VI
- 7VII
- 8VIII
- 9IX
- 10X
- 11XI
- 12XII
- 13XIII
- 14XIV
- 15XV
- 16XVI
- 17XVII
- 18XVIII
- 19XIX
- 20XX
- 21XXI
- 22XXII
- 23XXIII
- 24XXIV
- 25XXV
- 26XXVI
- 27XXVII
- 28XXVIII
- 29XXIX
- 30XXX
- 31XXXI
- 32XXXII
- 33XXXIII
- 34XXXIV
- 35XXXV
- 36XXXVI
- 37XXXVII
- 38XXXVIII
- 39XXXIX
- 40XL
- 41XLI
- 42XLII
- 43XLIII
- 44XLIV
- 45XLV
- 46XLVI
- 47XLVII
- 48XLVIII
- 49XLIX
- 50L
- 51LI
- 52LII
- 53LIII
- 54LIV
- 55LV
- 56LVI
- 57LVII
- 58LVIII
- 59LIX
- 60LX
- 61LXI
- 62LXII
- 63LXIII
- 64LXIV
- 65LXV
- 66LXVI
- 67LXVII
- 68LXVIII
- 69LXIX
- 70LXX
- 71LXXI
- 72LXXII
- 73LXXIII
- 74LXXIV
- 75LXXV
- 76LXXVI
- 77LXXVII
- 78LXXVIII
- 79LXXIX
- 80LXXX
- 81LXXXI
- 82LXXXII
- 83LXXXIII
- 84LXXXIV
- 85LXXXV
- 86LXXXVI
- 87LXXXVII
- 88LXXXVIII
- 89LXXXIX
- 90XC
- 91XCI
- 92XCII
- 93XCIII
- 94XCIV
- 95XCV
- 96XCVI
- 97XCVII
- 98XCVIII
- 99XCIX
- 100C
| Tahun | Angka Romawi | Tahun | Angka Romawi |
|---|---|---|---|
| 1900 | MCM | 1945 | MCMXLV |
| 1950 | MCML | 1980 | MCMLXXX |
| 1988 | MCMLXXXVIII | 1990 | MCMXC |
| 1999 | MCMXCIX | 2000 | MM |
| 2002 | MMII | 2010 | MMX |
| 2020 | MMXX | 2024 | MMXXIV |
| 2025 | MMXXV | 2026 | MMXXVI |
| 2027 | MMXXVII | 2028 | MMXXVIII |
Mulai 4.000 memakai garis atas (vinculum)
Dengan kaidah baku saja, angka terbesar adalah MMMCMXCIX (3.999), karena M tidak ditulis empat kali. Angka yang lebih besar ditandai dengan garis mendatar di atas huruf, yang berarti dikali 1.000. Garis ini disebut vinculum dalam bahasa Latin. Wikipedia bahasa Inggris pada entri 'Roman numerals' mencontohkan I̅V̅ = 4.000 dan X̅X̅V̅ = 25.000.
Alat ini menulis angka 4.000 ke atas dengan mengubah seluruh hasil bagi per seribu menjadi angka Romawi bergaris atas, lalu menyambung tiga angka sisanya dengan huruf biasa. Dengan cara ini angka sampai 3.999.999 = M̅M̅M̅C̅M̅X̅C̅I̅X̅CMXCIX dapat ditulis.
| Angka | Angka Romawi | Cara membaca |
|---|---|---|
| 4.000 | IV | IV (4) × 1.000 |
| 4.500 | IVD | IV × 1.000 + D (500) |
| 5.000 | V | V × 1.000 |
| 13.000 | XIII | XIII (13) × 1.000 |
| 25.000 | XXV | XXV (25) × 1.000 |
| 100.000 | C | C (100) × 1.000 |
| 1.000.000 | M | M (1.000) × 1.000 |
| 3.999.999 | MMMCMXCIXCMXCIX | MMMCMXCIX × 1.000 + CMXCIX |
Kebiasaan lain untuk angka yang sama
Penulisan angka besar belum seragam. Alat ini juga membaca bentuk yang menulis 1.000 dengan M, bukan I̅ bergaris atas, seperti MV̅ untuk 4.000, V̅M untuk 6.000, dan X̅MMM untuk 13.000. Karena nilainya sama, bentuk itu ditandai "Gaya lain", sedangkan MMMM untuk 4.000 dibaca sebagai "Penjumlahan lama". Penulisan versi alat ini selalu ditampilkan sebagai pembanding.
Cara mengetik huruf bergaris atas
Jika karakter gabungan U+0305 (COMBINING OVERLINE) ditaruh setelah huruf, garis atas muncul seperti pada X̅. Bila sulit diketik, nyalakan tombol garis atas di papan tombol alat ini atau tulis garis bawah sebelum huruf, misalnya _X. Konverter lain seperti CalculatorSoup juga menerima masukan dengan garis bawah. Garis atas yang tampak terpisah atau menumpuk pada huruf disebabkan perbedaan font, jadi periksa bentuknya dengan font yang sebenarnya sebelum mencetak atau mengukir. Wikipedia menyebut bingkai berisi garis atas dan dua garis tegak di sisinya berarti ×100.000, tetapi alat ini tidak memakai penulisan itu dan hanya mengonversi sampai 3.999.999.
IIII pada jam dan penjumlahan gaya lama
Menulis 4 sebagai IIII, bukan IV, lebih tepat disebut penjumlahan gaya lama daripada kesalahan. Wikipedia menyebut jam modern berangka Romawi sangat sering memakai IIII untuk pukul 4 tetapi IX untuk pukul 9, kebiasaan yang sudah ada pada jam awal seperti jam Katedral Wells akhir abad ke-14.
Pada zaman Romawi, 4, 40, dan 400 sering ditulis dengan penjumlahan seperti IIII, XXXX, dan CCCC, sedangkan bentuk penjumlahan untuk 9, 90, dan 900 (VIIII, LXXXX, DCCCC) lebih jarang dipakai. Kedua cara bisa bercampur dalam satu angka: nomor pintu masuk Colosseum memakai IIII secara konsisten sebagai pengganti IV, tetapi 40 ditulis XL, sehingga pintu nomor 44 ditulis XLIIII. Ada juga catatan yang berkaitan dengan Legio XVIII yang menulis 18 sebagai XIIX. Alat ini membaca penjumlahan tersebut sebagai "Penjumlahan lama" dan menampilkan nilainya, tetapi tidak memberi nilai untuk bentuk seperti XIIX, karena dua huruf pengurang yang bertumpuk tidak punya cara baca tunggal.
| Angka | Penjumlahan | Penulisan baku |
|---|---|---|
| 4 | IIII | IV |
| 9 | VIIII | IX |
| 40 | XXXX | XL |
| 90 | LXXXX | XC |
| 400 | CCCC | CD |
| 900 | DCCCC | CM |
| 1904 | MDCCCCIIII | MCMIV |
Mengetik angka Romawi di dokumen
Cara paling aman adalah menyusun angka Romawi dari huruf Latin biasa: I, V, X, L, C, D, dan M. Karakter seperti Ⅰ (U+2160) sampai Ⅻ (U+216B), Ⅼ, Ⅽ, Ⅾ, dan Ⅿ, serta ⅰ (U+2170) sampai ⅻ (U+217B), ⅼ, ⅽ, ⅾ, dan ⅿ, memang ada di Unicode. Menurut Standar Unicode, karakter itu disediakan agar kompatibel dengan standar Asia Timur, dan untuk sebagian besar keperluan lebih baik menyusun angka Romawi dari huruf Latin.
Lambang satu karakter hanya tersedia untuk 1 sampai 12 serta L, C, D, dan M. Karena karakter ini berbeda dari huruf biasa, pencarian XII dalam dokumen bisa tidak menemukan Ⅻ. Untuk garis atas, ada tiga cara: karakter gabungan U+0305, tombol garis atas pada papan tombol alat ini, atau awalan garis bawah seperti _V. Kartu penulisan di bawah konverter menyalin tiap bentuk tanpa perlu mengetik ulang.
Kesalahan yang sering terjadi
Penulisan berikut sering muncul pada desain tato atau tabel buatan sendiri. Tekan "Coba" dan konverter di atas akan memutuskannya.
| Penulisan | Angka yang dimaksud | Penulisan baku | Alasan |
|---|---|---|---|
| MIM Coba | 1.999 | MCMXCIX | I hanya boleh mengurangi V dan X. Tulis 900, 90, dan 9 secara terpisah. |
| IC Coba | 99 | XCIX | I tidak boleh berada di depan C. Sambung 90 (XC) dan 9 (IX). |
| IM Coba | 999 | CMXCIX | Alasannya sama. Tulis CM (900) + XC (90) + IX (9). |
| VX Coba | 5 | V | V, L, dan D tidak dipakai untuk mengurangi. |
| XXXX Coba | 40 | XL | Huruf yang sama maksimal tiga kali. Sebagai penjumlahan pada jam atau prasasti lama, bentuk ini masih terbaca. |
| IIX Coba | 8 | VIII | Di depan huruf besar hanya boleh ada satu huruf pengurang. |
| MMMM Coba | 4.000 | IV | Kaidah baku berhenti di 3.999. Mulai 4.000 dipakai garis atas. |
Selain itu, ada yang menulis 0 sebagai O atau N, atau mencoba mengisi nilai tempat 0 pada angka seperti 2006. Angka Romawi tidak punya lambang nol, jadi nilai tempat yang berisi 0 cukup dilewati.
Batasan dan hal yang perlu diperhatikan
- Yang dikonversi hanya bilangan bulat dari 1 sampai 3.999.999. Nol, bilangan negatif, dan pecahan tidak diubah. Bangsa Romawi menulis 1/2 sebagai S (semis) dan 1/12 sebagai satu titik (uncia), tetapi alat ini tidak menangani notasi pecahan.
- Notasi apostrophus seperti CIↃ (1.000) dan IↃ (500), huruf kuno seperti ↀ, serta bingkai ×100.000 tidak dibaca.
- Bentuk seperti IIX dan XIIX, yang memiliki dua huruf pengurang atau lebih di depan huruf besar, tidak diberi nilai karena cara bacanya tidak tunggal.
- Penulisan 4.000 ke atas punya beberapa kebiasaan. Alat ini memakai garis atas pada seluruh hasil bagi, jadi periksa dulu apakah pihak penerima memakai kebiasaan lain.
- Saat tanggal dipisah dan dikonversi, urutannya mengikuti yang Anda ketik. Tentukan lebih dulu apakah memakai urutan tanggal-bulan-tahun atau urutan lain.
- Garis atas adalah karakter gabungan, sehingga posisinya bisa bergeser tergantung font dan aplikasi. Periksa contoh cetaknya sebelum mengukir atau mencetak.
Sumber
- 01Wikipedia: Roman numeralsVinculum I̅V̅ = 4.000 dan X̅X̅V̅ = 25.000, bingkai tiga sisi ×100.000, IIII pada jam Katedral Wells, XLIIII di Colosseum, XIIX Legio XVIII, huruf N sekitar 725, S dan uncia, apostrophus
- 02Wikipedia bahasa Indonesia: Angka RomawiPemakaian pada jam, bab buku, sekuel film, dan seri Olimpiade; contoh abad XX dan Perang Dunia II
- 03The Unicode Standard, Chapter 22: SymbolsAngka Romawi di Number Forms (U+2150 sampai U+218F) untuk kompatibilitas dengan standar Asia Timur, dan huruf Latin lebih dianjurkan
- 04Wikipedia: Super Bowl LXSuper Bowl ke-60 pada 8 Februari 2026 di Levi's Stadium
- 05Wikipedia: Super Bowl 50Edisi ke-50 (2016) memakai angka Arab, bukan huruf L
- 06CalculatorSoup: Roman Numeral ConverterRentang 1 sampai 3.999.999, masukan huruf bergaris atas dengan awalan garis bawah (_)
Sumber diperiksa pada 2026-10-22.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana menulis 2026 dalam angka Romawi?
MMXXVI. Pecah 2026 menjadi 2.000 + 20 + 6, yaitu MM, XX, dan VI, lalu sambung dari nilai terbesar.
Angka 4 ditulis IV atau IIII?
Penulisan bakunya IV. IIII adalah penjumlahan gaya lama yang masih sering dipakai untuk pukul 4 pada muka jam. Bentuk ini bukan kesalahan, tetapi untuk dokumen dan ukiran umumnya dipakai IV.
Bolehkah 1999 ditulis MIM?
Itu bukan penulisan baku. I hanya mengurangi V dan X, jadi 1999 ditulis M (1.000) + CM (900) + XC (90) + IX (9) = MCMXCIX.
Bagaimana menulis angka nol dalam angka Romawi?
Angka Romawi tidak punya lambang nol, jadi nilai tempat yang berisi 0 tidak ditulis. Pada tabel perhitungan kalender sekitar tahun 725 ada contoh yang memakai huruf N, singkatan kata Latin nulla, untuk menandai nol.
Bagaimana menulis angka 4.000 ke atas?
Beri garis mendatar di atas huruf (vinculum) untuk menyatakan kali 1.000. Angka 4.000 ditulis I̅V̅ dan 25.000 ditulis X̅X̅V̅, dan dengan cara ini angka sampai 3.999.999 bisa ditulis. Alat ini juga membaca bentuk yang menulis 1.000 dengan M, seperti MV̅ untuk 4.000.
Bagaimana mengubah tanggal ke angka Romawi?
Ubah tanggal, bulan, dan tahun satu per satu, lalu sambung dengan titik. Tanggal 17 Agustus 1945 menjadi XVII.VIII.MCMXLV. Jika Anda mengetik 17.08.1945 di kolom angka, tanda pemisah tetap dan hanya angkanya yang berubah.
Abad XXI itu tahun berapa?
Abad XXI adalah tahun 2001 sampai 2100, sehingga 2026 termasuk abad XXI. Wikipedia bahasa Indonesia mencontohkan penulisan tingkat seperti abad XX dan Perang Dunia II dengan angka Romawi.
Angka Romawi apa yang paling panjang?
Untuk angka sampai 3.999, yang terpanjang adalah 3888, yaitu MMMDCCCLXXXVIII sepanjang 15 huruf. Angka 3 di tempat ribuan memerlukan tiga huruf (MMM), sedangkan ratusan, puluhan, dan satuan yang bernilai 8 masing-masing memerlukan empat huruf (DCCC, LXXX, VIII), jadi 3 + 4 + 4 + 4 = 15.