Mobil Rp300 juta dengan DP Rp60 juta, bunga flat 4% per tahun, dan tenor 60 bulan dicicil Rp4.800.000 per bulan
Kredit mobil adalah pinjaman untuk pokok pinjaman, yaitu harga mobil dikurangi uang muka (DP), yang dicicil selama tenor tertentu. Pada mobil Rp300.000.000 dengan DP Rp60.000.000 (20%), pokok pinjamannya Rp240.000.000. Dengan bunga flat 4% per tahun dan tenor 60 bulan, bunganya Rp240.000.000 × 4% × 5 tahun = Rp48.000.000, sehingga cicilan Rp4.800.000 per bulan. Total pengeluaran termasuk DP adalah Rp348.000.000. Jika dihitung dari sisa pokok, bunga flat 4% itu setara bunga efektif 7,42% per tahun.
Angka 4% yang sama bila berupa bunga efektif akan menghasilkan cicilan Rp4.419.965 dan total bunga Rp25.197.918. Selisihnya Rp22.802.082 hanya karena cara menghitung bunga. Kalkulator di atas menghitung bunga flat dan bunga efektif, lalu membandingkan dua penawaran berdampingan: cicilan per bulan, bulan terakhir, total bunga, dan total pengeluaran termasuk DP.
Kapan perlu menghitung kredit mobil lebih dulu
- Menerima dua penawaran dari dealer atau bank: DP, tenor, dan bunga yang berbeda membuat cicilan saja tidak cukup untuk menilai mana yang lebih murah. Isi syarat B untuk melihat selisih total pengeluaran termasuk DP.
- Penawaran memakai bunga flat: angka flat tampak kecil, padahal bunganya dihitung dari pokok awal. Lihat bunga efektif setara di hasil sebelum membandingkannya dengan penawaran bank.
- Menentukan besar DP: DP lebih besar menurunkan pokok dan bunga, tetapi pajak, asuransi, dan biaya administrasi juga perlu uang tunai saat akad.
- Memilih tenor 36 atau 60 bulan: tenor panjang meringankan cicilan, tetapi bunga total naik. Tabel di bawah menunjukkan seberapa besar.
- Berencana menjual atau melunasi lebih awal: yang dilunasi adalah sisa pinjaman pada bulan itu. Grafik di kalkulator menunjukkan sisa pinjaman setelah sekian bulan.
Cara menghitung
- Hitung pokok pinjaman. Pokok P = harga mobil − DP. Bunga dikenakan pada jumlah ini, bukan pada seluruh harga mobil.
- Bunga flat. Total bunga = P × bunga per tahun × tenor dalam bulan ÷ 12. Cicilan = (P + total bunga) ÷ tenor. Pada P Rp240.000.000, bunga 4%, 60 bulan: bunga Rp48.000.000 dan cicilan Rp4.800.000. Cicilan terakhir menyesuaikan sisa pembulatan.
- Bunga efektif. Bunga dihitung dari sisa pokok setiap bulan. Dengan r = bunga per tahun ÷ 12, cicilan A = P × r ÷ (1 − (1 + r)−n). Jika ada pembayaran balon B di bulan terakhir, A = (P − B ÷ (1 + r)n) × r ÷ (1 − (1 + r)−n). Tanpa bunga, A = (P − B) ÷ n.
- Bunga efektif setara untuk flat. Kalkulator mencari bunga efektif yang menghasilkan cicilan sama dengan cicilan flat, lalu menampilkannya. Angka ini dihitung oleh kalkulator, bukan angka resmi dari perusahaan pembiayaan.
- Jumlahkan total pengeluaran. Total pengeluaran termasuk DP = DP + seluruh cicilan = harga mobil + bunga.
Pembayaran balon: sebagian pokok dibayar di bulan terakhir
Pada skema balon, sebagian pokok ditunda dan dibayar sekaligus di bulan terakhir, sehingga cicilan bulanan lebih kecil. Pokok yang ditunda tetap berbunga sampai akhir, sehingga total bunga naik. Skema ini tidak ditawarkan semua produk, dan kalkulator hanya mengizinkannya pada mode bunga efektif. Tabel berikut memakai harga mobil Rp300.000.000, DP Rp60.000.000, bunga efektif 8% per tahun, dan tenor 60 bulan.
| Balon (dari harga mobil) | Per bulan | Bulan terakhir | Total bunga | Sisa pinjaman setelah 12 bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp0 (0%) | Rp4.866.335 | Rp4.866.307 | Rp51.980.072 | Rp199.334.372 |
| Rp60 juta (20%) | Rp4.049.751 | Rp64.049.750 | Rp62.985.059 | Rp209.500.782 |
| Rp90 juta (30%) | Rp3.641.459 | Rp93.641.470 | Rp68.487.551 | Rp214.583.987 |
| Rp120 juta (40%) | Rp3.233.167 | Rp123.233.184 | Rp73.990.037 | Rp219.667.190 |
Balon 30% menurunkan cicilan Rp1.224.876 per bulan, tetapi menambah bunga Rp16.507.479 dan menuntut Rp93.641.470 di bulan terakhir. Balon bukan jumlah yang dihapus. Periksa di perjanjian apa yang terjadi di akhir tenor dan apakah ada pilihan memperpanjang, melunasi, atau mengganti mobil.
Tenor panjang menurunkan cicilan tetapi menambah bunga
Pada bunga flat dengan persentase yang sama, total bunga bertambah sebanding dengan tenor. Dari tenor 36 ke 60 bulan, cicilan turun Rp2.666.667 per bulan, tetapi total bunga naik Rp19.200.000. Tabel memakai harga mobil Rp300.000.000, DP Rp60.000.000, bunga flat 4%.
| Tenor | Per bulan | Total bunga | Total pengeluaran termasuk DP | Setara efektif |
|---|---|---|---|---|
| 12 bulan | Rp20.800.000 | Rp9.600.000 | Rp309.600.000 | 7,30% |
| 24 bulan | Rp10.800.000 | Rp19.200.000 | Rp319.200.000 | 7,50% |
| 36 bulan | Rp7.466.667 (bulan terakhir Rp7.466.655) | Rp28.800.000 | Rp328.800.000 | 7,51% |
| 48 bulan | Rp5.800.000 | Rp38.400.000 | Rp338.400.000 | 7,47% |
| 60 bulan | Rp4.800.000 | Rp48.000.000 | Rp348.000.000 | 7,42% |
Kolom terakhir menunjukkan bahwa bunga flat yang sama setara bunga efektif sekitar 7,3% sampai 7,5%, tergantung tenor. Produk nyata sering memberi bunga flat berbeda untuk tiap tenor, sehingga isi bunga dari masing-masing penawaran.
DP lebih besar mengurangi pokok dan bunga
DP lebih besar membuat pokok pinjaman dan bunga turun. Namun DP adalah uang tunai di awal dan tetap masuk ke total pengeluaran. Tabel memakai harga mobil Rp300.000.000, bunga flat 4%, dan tenor 60 bulan.
| DP | Pokok pinjaman | Per bulan | Total bunga | Total pengeluaran termasuk DP |
|---|---|---|---|---|
| Rp0 (0%) | Rp300.000.000 | Rp6.000.000 | Rp60.000.000 | Rp360.000.000 |
| Rp30 juta (10%) | Rp270.000.000 | Rp5.400.000 | Rp54.000.000 | Rp354.000.000 |
| Rp60 juta (20%) | Rp240.000.000 | Rp4.800.000 | Rp48.000.000 | Rp348.000.000 |
| Rp90 juta (30%) | Rp210.000.000 | Rp4.200.000 | Rp42.000.000 | Rp342.000.000 |
| Rp150 juta (50%) | Rp150.000.000 | Rp3.000.000 | Rp30.000.000 | Rp330.000.000 |
DP Rp0 dibanding Rp60 juta menambah cicilan Rp1.200.000 per bulan dan bunga Rp12.000.000. Berapa DP minimum yang boleh ditawarkan bergantung pada pemberi kredit. Untuk perusahaan pembiayaan, OJK menerbitkan POJK 35/2025 (mengubah POJK 46/2024, berlaku sejak 22 Desember 2025) yang menyesuaikan ketentuan uang muka kendaraan bermotor, termasuk syarat rasio NPF neto dan tingkat kesehatan bagi perusahaan yang memakai uang muka serendah 0%. Untuk bank, PADG Bank Indonesia Nomor 30 Tahun 2025 menetapkan batas uang muka paling sedikit 0% bagi bank yang memenuhi syarat NPL/NPF (10% bila tidak, untuk roda dua dan roda tiga atau lebih non-produktif; 5% untuk roda tiga atau lebih produktif). Ketentuan BI berlaku 1 Januari sampai 31 Desember 2026. Itu hanya batas bawah; pemberi kredit boleh meminta DP lebih tinggi.
Bunga promo yang bisa dilihat di sumber resmi
Tidak ada daftar bunga kredit mobil baru yang seragam untuk semua pemberi kredit. Berikut angka yang tertulis di halaman resmi, per 17 Oktober 2026.
| Sumber | Bunga | Catatan |
|---|---|---|
| BCA, BCA Expo Bandung (12-13 September 2026) | mulai 1,80% flat per tahun | Tenor 1 tahun, mobil penumpang baru |
| ACC dan TAF, GIIAS 2026 | mulai 2,99% | Tenor 1-3 tahun. Berita tidak menyebut flat atau efektif |
| BCA Finance, mobil baru | 1 tahun 3%, 2 tahun 3,2%, 3 tahun 3%, 4 tahun 3,5%, 5 tahun 4%, 6 tahun 5,25% | Berlaku hingga 31 Oktober 2026. Halaman tidak menyebut flat atau efektif |
Ketiga angka itu adalah promo, bukan bunga standar. Kalkulator memakai tiga angka ini sebagai chip (1,8%, 2,99%, dan 4%). Berikut cicilan pokok Rp240.000.000 pada tenor 60 bulan dengan bunga flat, hanya sebagai perbandingan; tenor asli promo bisa berbeda.
| Bunga flat | Per bulan | Total bunga | Setara efektif |
|---|---|---|---|
| 1,8% | Rp4.360.000 | Rp21.600.000 | 3,44% |
| 2,99% | Rp4.598.000 | Rp35.880.000 | 5,62% |
| 4% | Rp4.800.000 | Rp48.000.000 | 7,42% |
| 5,25% | Rp5.050.000 | Rp63.000.000 | 9,58% |
Selisih 1,8% dan 4% flat adalah Rp440.000 per bulan dan Rp26.400.000 selama 5 tahun. Minta penawaran tertulis yang menyebut jenis bunga, tenor, dan biaya lain.
Biaya di luar hitungan cicilan
Total pengeluaran di kalkulator hanya harga mobil ditambah bunga. Biaya berikut berdiri sendiri.
| Komponen | Ketentuan | Catatan |
|---|---|---|
| BBNKB (bea balik nama kendaraan bermotor) | Tarif paling tinggi 12% (UU 1/2022 Pasal 15 ayat 1) | Dikenakan atas penyerahan pertama kendaraan (Pasal 12). Tarif sebenarnya ditetapkan Perda tiap provinsi |
| PKB (pajak kendaraan bermotor) | Kendaraan pertama paling tinggi 1,2%, kepemilikan kedua dan seterusnya dapat progresif paling tinggi 6% (Pasal 10 ayat 1) | Dasar pengenaan: nilai jual kendaraan dikalikan koefisien bobot (Pasal 9). Dibayar setiap tahun |
| Opsen PKB dan opsen BBNKB | Masing-masing 66% dari pajak terutang (Pasal 83 ayat 1) | Dipungut bersamaan dengan pajak induknya (Pasal 84 ayat 1). Cek total pada tagihan Samsat |
| Asuransi kendaraan | Bergantung jenis dan perusahaan | Penawaran kredit sering mencantumkan syarat asuransi, misalnya TLO |
| Biaya administrasi dan biaya lain | Berbeda tiap pemberi kredit | Promo BCA menyebut diskon biaya admin (hingga Rp900.000 pada BCA Expo Bandung 2026) |
Jika penawaran menyatakan biaya tertentu digabung ke pokok pinjaman, tambahkan biaya itu ke harga mobil di kalkulator. Menghitungnya lagi secara terpisah akan menghitung dua kali.
Melunasi lebih awal atau menjual mobil
Saat mobil dijual atau dilunasi lebih awal, yang dibayar adalah sisa pinjaman pada bulan itu ditambah biaya sesuai perjanjian. Aturannya berbeda tiap perusahaan. Halaman Summit Oto Finance menyebut pelunasan dipercepat terdiri dari sisa pokok, angsuran yang belum dibayar, bunga berjalan, denda lain jika ada, dan penalti 5%. Halaman Oto Multiartha menyebut komponen serupa dengan penalti 5% dari hutang pokok. Keduanya hanya contoh. Baca perjanjian Anda.
Sebagai gambaran, pada kredit flat Rp240.000.000, bunga 4%, 60 bulan, setelah 12 cicilan (total Rp57.600.000) sisa pokok menurut bunga efektif setara adalah Rp198.826.676. Rumus pelunasan di perjanjian dapat menghasilkan angka berbeda, sehingga minta rincian pelunasan tertulis sebelum memutuskan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Membandingkan bunga flat dengan bunga efektif: 4% flat bukan 4% efektif. Bandingkan bunga efektif setara atau total pengeluaran termasuk DP.
- Hanya melihat cicilan: tenor panjang dan balon menurunkan cicilan tetapi menambah bunga. Lihat total pengeluaran termasuk DP.
- Mengurangi balon dari pokok lalu menghitung bunga: pokok yang ditunda tetap berbunga. Cicilan terakhir juga bukan hanya balon, melainkan cicilan biasa ditambah balon.
- Mengosongkan tabungan untuk DP: DP besar mengurangi bunga, tetapi pajak, asuransi, dan dana darurat juga butuh uang tunai.
- Menganggap angka promo berlaku untuk semua tenor: promo biasanya terikat tenor, periode, dan jenis mobil. Catat tenor yang tertulis di penawaran.
- Menghitung biaya yang sudah digabung ke pokok sekali lagi: masukkan biaya yang digabung ke harga mobil, jangan ditambahkan lagi.
Batasan dan catatan
- Kalkulator membagi bunga per tahun dengan 12. Produk nyata dapat menghitung bunga dari jumlah hari sampai tanggal angsuran pertama, sehingga cicilan bisa berbeda beberapa rupiah sampai ribuan rupiah.
- Bunga flat dihitung dari pokok awal. Bunga efektif setara adalah hasil hitungan kalkulator dari cicilan flat, bukan angka resmi pemberi kredit.
- Bunga berjenjang atau promo yang hanya berlaku beberapa bulan tidak bisa dihitung dengan satu angka bunga.
- Syarat B menganggap harga mobil sama dengan A. Untuk penawaran dengan diskon berbeda, hitung dengan harga setelah diskon.
- Pajak, asuransi, biaya administrasi, dan penalti pelunasan tidak masuk hasil. Jadwal angsuran dari pemberi kredit tetap menjadi acuan.
Tanggal acuan UU 1/2022, siaran pers OJK, PADG BI 30/2025, halaman BCA dan BCA Finance, berita GIIAS 2026, serta halaman pelunasan Summit Oto Finance dan Oto Multiartha dibuka pada 17 Oktober 2026.
Sumber
- 01Ortax: UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah DaerahPasal 9 (dasar pengenaan PKB), Pasal 10 ayat 1 (tarif PKB paling tinggi 1,2% dan 6%), Pasal 12 (objek BBNKB), Pasal 15 ayat 1 (BBNKB paling tinggi 12%), Pasal 83-84 (opsen 66%)
- 02OJK: Siaran pers SP 07/GKPB/OJK/I/2026 tentang POJK 35/2025Mengubah POJK 46/2024, berlaku 22 Desember 2025; penyesuaian ketentuan uang muka kendaraan bermotor dan syarat NPF neto serta tingkat kesehatan untuk uang muka serendah 0%
- 03Bank Indonesia: PADG Nomor 30 Tahun 2025Batas uang muka kredit atau pembiayaan kendaraan bermotor oleh bank (0%/10%/5%), berlaku 1 Januari sampai 31 Desember 2026
- 04BCA Finance: Suku bunga mobil baruBunga tenor 1-6 tahun, berlaku hingga 31 Oktober 2026; jenis bunga tidak disebut
- 05BCA: Siaran pers BCA Expo Bandung 2026KKB mulai 1,80% flat per tahun untuk tenor 1 tahun, mobil penumpang baru; diskon biaya admin hingga Rp900.000
- 06Kontan: Astra Financial siapkan promo kredit di GIIAS 2026Pernyataan 22 Juli 2026: bunga 2,99% untuk tenor 1-3 tahun (ACC dan TAF); jenis bunga tidak disebut
- 07BCA: Promo KKB (periode 1-30 November 2025, sudah berakhir)Contoh syarat promo: diskon biaya admin dan asuransi TLO minimal kombinasi. Tidak dipakai sebagai angka bunga
- 08Summit Oto Finance: Pelunasan dipercepatKomponen pelunasan dipercepat dan penalti 5%
- 09Oto Multiartha: Informasi pelunasan dipercepatKomponen pelunasan dipercepat dan penalti 5% dari hutang pokok
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung cicilan kredit mobil bunga flat?
Total bunga = pokok pinjaman × bunga per tahun × tenor dalam bulan ÷ 12, lalu cicilan = (pokok + total bunga) ÷ tenor. Mobil Rp300.000.000 dengan DP Rp60.000.000 berarti pokok Rp240.000.000. Dengan bunga flat 4% dan 60 bulan, bunganya Rp48.000.000 dan cicilannya Rp4.800.000 per bulan, sehingga total pengeluaran termasuk DP Rp348.000.000.
Apa bedanya bunga flat dan bunga efektif?
Bunga flat dihitung dari pokok awal sepanjang tenor, sedangkan bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang. Karena itu 4% flat bukan 4% efektif. Pada contoh di atas, 4% efektif memberi cicilan Rp4.419.965 dan total bunga Rp25.197.918, sedangkan 4% flat memberi cicilan Rp4.800.000 dan total bunga Rp48.000.000, setara bunga efektif 7,42% per tahun.
Berapa DP minimum kredit mobil?
Bergantung pemberi kredit. Bank Indonesia melalui PADG 30/2025 membolehkan bank menerapkan DP paling sedikit 0% untuk bank yang memenuhi syarat NPL/NPF, atau 10% (kendaraan roda tiga atau lebih non-produktif) dan 5% (produktif) bila tidak memenuhi, berlaku 1 Januari sampai 31 Desember 2026. OJK lewat POJK 35/2025 juga mengatur uang muka serendah 0% bagi perusahaan pembiayaan yang memenuhi syarat NPF neto dan tingkat kesehatan. Pemberi kredit boleh meminta DP lebih besar.
Apa dampak memperpanjang tenor dari 36 ke 60 bulan?
Pada bunga flat 4% dan pokok Rp240.000.000, cicilan turun dari Rp7.466.667 menjadi Rp4.800.000 atau Rp2.666.667 per bulan lebih ringan. Namun total bunga naik dari Rp28.800.000 menjadi Rp48.000.000, yaitu Rp19.200.000 lebih besar. Produk nyata sering memberi bunga berbeda untuk tiap tenor, jadi isi bunga dari masing-masing penawaran.
Seberapa besar DP mengurangi bunga?
Pada harga mobil Rp300.000.000, bunga flat 4%, dan 60 bulan, DP Rp0 menghasilkan bunga Rp60.000.000 dan DP Rp90.000.000 (30%) menghasilkan Rp42.000.000, selisih Rp18.000.000. Total pengeluaran termasuk DP turun dari Rp360.000.000 menjadi Rp342.000.000. DP adalah uang tunai di awal, jadi pastikan masih ada dana untuk pajak, asuransi, dan dana darurat.
Apa itu pembayaran balon pada kredit mobil?
Balon adalah sebagian pokok yang ditunda dan dibayar sekaligus di bulan terakhir. Pada harga Rp300.000.000, DP Rp60.000.000, bunga efektif 8%, dan 60 bulan, balon Rp90.000.000 (30%) menurunkan cicilan dari Rp4.866.335 menjadi Rp3.641.459, tetapi menambah bunga Rp16.507.479 dan bulan terakhir menjadi Rp93.641.470. Tidak semua produk menyediakan skema ini, jadi periksa perjanjian.
Apakah pelunasan lebih awal dikenai penalti?
Bergantung perjanjian. Halaman pelunasan dipercepat Summit Oto Finance menyebut penalti 5%, dan Oto Multiartha menyebut penalti 5% dari hutang pokok, di samping sisa pokok, angsuran yang belum dibayar, dan bunga berjalan. Keduanya hanya contoh. Minta rincian pelunasan tertulis dari pemberi kredit Anda sebelum melunasi.
Apakah pajak kendaraan masuk dalam hitungan cicilan?
Tidak. Kalkulator hanya menghitung harga mobil dan bunga. UU 1/2022 menetapkan tarif PKB paling tinggi 1,2% untuk kendaraan pertama (Pasal 10), BBNKB paling tinggi 12% (Pasal 15), dan opsen PKB serta opsen BBNKB masing-masing 66% dari pajak terutang (Pasal 83). Tarif sebenarnya ditetapkan Perda tiap provinsi.