Dengan premi 0,89%, memindahkan 1 BTC menyisakan Rp5.392.288 setelah semua biaya
Kalkulator transfer antarbursa kripto ini membandingkan harga di bursa lokal (dalam rupiah) dengan harga di bursa luar negeri (dalam dolar atau USDT) setelah keduanya disamakan ke rupiah, lalu menghitung laba bersih jika Anda membeli di satu bursa, mengirimnya, dan menjual di bursa lainnya, dengan semua biaya sudah dikurangi. Jika harga lokal Rp1.485.000.000, harga luar negeri $82.000, dan kurs Rp17.950, harga luar negeri setara Rp1.471.900.000 dan premi (selisih harga) adalah 0,89%. Membeli 1 koin di luar negeri (biaya transaksi 0,1%), mengirimnya ke bursa lokal (biaya penarikan 0,0002 koin), lalu menjualnya (biaya transaksi 0,4%) menyisakan Rp5.392.288 dari selisih harga Rp13.100.000, karena Rp7.707.712 habis untuk biaya.
Agar transaksi ini menyisakan laba, premi harus lebih tinggi dari 0,52%, dan jika harga di bursa lokal turun lebih dari 0,36% selama pengiriman, hasilnya berubah menjadi rugi. Pada premi yang sama, memindahkan hanya 0,02 koin justru rugi Rp182.050 karena biaya penarikan bersifat tetap. Artikel ini membahas kapan perhitungan ini diperlukan, cara menghitungnya, premi dan kurs, titik impas, biaya bursa, perubahan harga selama pengiriman, hal yang perlu dicek sebelum memindahkan dana, kesalahan umum, dan batasan kalkulator.
Kapan perhitungan ini diperlukan
Bursa lokal yang memakai rupiah dan bursa luar negeri yang memakai USDT atau dolar sering menampilkan harga yang berbeda untuk koin yang sama pada saat yang sama. Jika harga lokal lebih tinggi, selisihnya disebut premi; jika lebih rendah, disebut premi terbalik atau diskon. Di Korea Selatan gejala serupa dikenal sebagai kimchi premium. Perhitungan ini diperlukan saat Anda menimbang apakah lebih baik membeli di luar negeri lalu menjual di bursa lokal, atau sebaliknya. Angka premi di situs harga saja tidak cukup, karena Anda masih harus mengurangi biaya transaksi di kedua bursa dan biaya penarikan di bursa pengirim agar tahu berapa uang yang benar-benar tersisa.
Kalkulator ini juga berguna tanpa niat arbitrase. Jika Anda sudah punya koin dan ingin memindahkannya ke bursa lain untuk dijual, Anda bisa melihat berapa biaya yang terpotong dan berapa jumlah minimal yang masih layak dipindahkan. Isi biaya transaksi bursa beli dengan 0 agar hasilnya dibandingkan dengan menjual langsung di bursa Anda sekarang.
Cara menghitung
- Pilih arah transfer. Luar negeri → Lokal berarti membeli di bursa luar negeri dan menjual di bursa lokal; Lokal → Luar negeri adalah kebalikannya.
- Isi harga di bursa lokal (rupiah), harga di bursa luar negeri (dolar atau USDT), dan kurs (rupiah per dolar). Harga luar negeri × kurs adalah harga luar negeri dalam rupiah.
- Isi jumlah yang dikirim dan biaya penarikan bursa pengirim (dalam jumlah koin). Jumlah yang tiba adalah jumlah yang dikirim dikurangi biaya penarikan.
- Isi biaya transaksi bursa lokal dan luar negeri (%). Di bursa tempat membeli, biaya ditambahkan ke nilai pembelian; di bursa tempat menjual, biaya dikurangkan dari nilai penjualan.
- Laba bersih = jumlah yang tiba × harga di bursa jual × (1 − biaya bursa jual) − jumlah yang dikirim × harga di bursa beli × (1 + biaya bursa beli). Imbal hasil adalah laba bersih dibagi uang yang keluar.
Laba bersih bisa dipecah menjadi empat bagian. Dari selisih harga, yaitu jumlah yang dikirim dikalikan selisih harga kedua bursa, kurangi biaya beli, biaya penarikan, dan biaya jual, maka hasilnya sama persis dengan laba bersih. Biaya penarikan adalah nilai koin yang terpotong, dihitung dengan harga di bursa jual. Grafik batang di bawah kalkulator menampilkan keempat bagian ini.
| Bagian (contoh 1 BTC) | Perhitungan | Jumlah |
|---|---|---|
| Selisih harga | 1 × (1.485.000.000 − 1.471.900.000) | Rp13.100.000 |
| Biaya beli (luar negeri 0,1%) | 1 × 1.471.900.000 × 0,1% | −Rp1.471.900 |
| Biaya penarikan (0,0002 koin) | 0,0002 × 1.485.000.000 | −Rp297.000 |
| Biaya jual (lokal 0,4%) | 0,9998 × 1.485.000.000 × 0,4% | −Rp5.938.812 |
| Laba bersih | Jumlah keempat baris di atas | Rp5.392.288 |
Menghitung premi dan memilih kurs
Premi adalah harga lokal dibagi harga luar negeri dalam rupiah, dikurangi 1. Dengan harga lokal Rp1.485.000.000, harga luar negeri $82.000, dan kurs Rp17.950: 1.485.000.000 ÷ (82.000 × 17.950) − 1 = 0,89%. Jika hasilnya negatif, harga lokal lebih murah daripada harga luar negeri.
Premi sangat bergantung pada kurs yang dipakai. Jika Anda memasukkan kurs bank, hasilnya adalah premi berdasarkan kurs pasar; jika Anda memasukkan harga Tether (USDT) dalam rupiah di bursa lokal, hasilnya adalah premi berdasarkan USDT. Kalau Anda membeli koin di luar negeri dengan USDT, menjualnya di bursa lokal, lalu membeli USDT lagi dengan rupiah untuk kembali, harga USDT lebih dekat dengan biaya sebenarnya. Dengan harga koin yang sama, perubahan kurs menggeser premi seperti berikut.
| Kurs yang dipakai (Rp/$) | Harga luar negeri dalam rupiah ($82.000) | Premi (lokal Rp1.485.000.000) |
|---|---|---|
| 17.850 | Rp1.463.700.000 | 1,46% |
| 17.900 | Rp1.467.800.000 | 1,17% |
| 17.950 | Rp1.471.900.000 | 0,89% |
| 18.000 | Rp1.476.000.000 | 0,61% |
Kenaikan kurs sebesar Rp100 menggeser premi sekitar 0,56 poin persentase. Karena itu, saat membandingkan premi dengan angka di situs lain, pastikan dulu kurs apa yang mereka pakai.
Premi titik impas: berapa persen agar tersisa laba
Premi titik impas adalah premi ketika laba bersih setelah semua biaya tepat nol. Untuk arah luar negeri → lokal, laba tersisa jika harga lokal dibagi harga luar negeri dalam rupiah lebih besar dari jumlah yang dikirim × (1 + biaya bursa beli) ÷ (jumlah yang tiba × (1 − biaya bursa jual)). Untuk arah lokal → luar negeri, laba tersisa jika premi lebih rendah dari titik impas, yaitu premi terbaliknya lebih dalam. Biaya penarikan tetap berapa pun jumlah yang dikirim, jadi makin sedikit yang dikirim, makin tinggi premi titik impasnya.
| Jumlah dikirim (BTC) | Premi titik impas (lokal 0,4%) | Laba bersih (lokal 0,4%) | Premi titik impas (lokal 0,8%) |
|---|---|---|---|
| 0,01 koin | 2,55% | −Rp238.931 | 2,97% |
| 0,05 koin | 0,91% | −Rp11.407 | 1,31% |
| 0,1 koin | 0,70% | Rp272.998 | 1,11% |
| 0,2 koin | 0,60% | Rp841.808 | 1,01% |
| 0,5 koin | 0,54% | Rp2.548.238 | 0,95% |
| 1 koin | 0,52% | Rp5.392.288 | 0,93% |
| 5 koin | 0,51% | Rp28.144.688 | 0,91% |
Tabel dihitung dengan harga luar negeri $82.000, kurs Rp17.950, biaya transaksi luar negeri 0,1%, biaya penarikan 0,0002 koin, dan harga lokal Rp1.485.000.000 (premi 0,89%). Dengan biaya lokal 0,4%, laba mulai tersisa dari sekitar 0,05201 koin (jumlah titik impas). Jika biaya lokal 0,8%, premi titik impas untuk 1 koin naik menjadi 0,93%, dan jumlah yang bisa dikirim tetap menyisakan laba hanya jika premi lebih tinggi dari itu.
Biaya bursa: apa saja yang perlu dicek
Biaya bursa berbeda-beda menurut tingkat akun, promo, jenis order (maker atau taker), dan pasangan perdagangan (rupiah atau USDT). Cek halaman biaya resmi kedua bursa dan layar penarikan tepat sebelum memindahkan dana. Biaya transaksi 0,1% di luar negeri, 0,4% di bursa lokal, dan biaya penarikan 0,0002 koin yang dipakai di artikel ini adalah contoh perhitungan, bukan biaya resmi bursa mana pun.
- Biaya transaksi: persentase yang dipotong tiap bursa saat membeli dan menjual. Di bursa lokal, pajak atas penjualan bisa ikut dihitung di dalamnya, jadi periksa apakah angka yang tampil sudah termasuk pajak sebelum mengisinya (lihat bagian pajak di bawah).
- Biaya penarikan: potongan tetap dalam jumlah koin oleh bursa pengirim. Besarnya berbeda menurut koin dan jaringan yang dipilih.
- Biaya rupiah: penarikan rupiah ke rekening bank mungkin dikenai biaya. Biaya ini tidak termasuk dalam kalkulator.
Jika harga berubah selama pengiriman
Ada jeda waktu antara saat membeli dan saat menjual. Selama menunggu konfirmasi blockchain dan proses setoran di bursa tujuan, harga di bursa tujuan bisa bergerak dan hasilnya berubah. Pada contoh di atas (1 BTC, premi 0,89%), jika hanya harga di bursa tujuan yang diubah, laba bersihnya sebagai berikut.
| Perubahan harga tujuan | Harga tujuan | Laba bersih |
|---|---|---|
| −2% | Rp1.455.300.000 | −Rp24.182.996 |
| −1% | Rp1.470.150.000 | −Rp9.395.354 |
| −0,5% | Rp1.477.575.000 | −Rp2.001.533 |
| −0,1% | Rp1.483.515.000 | Rp3.913.524 |
| Tetap | Rp1.485.000.000 | Rp5.392.288 |
| +0,5% | Rp1.492.425.000 | Rp12.786.109 |
| +1% | Rp1.499.850.000 | Rp20.179.930 |
Transaksi dengan premi 0,89% ini hanya punya ruang 0,36% sebelum labanya habis. Risiko ini makin besar jika pengiriman makin lama, jadi lihat tabel “perubahan harga tujuan” di kalkulator bersama batas penurunan yang tertulis di kalimat hasil.
Aturan yang perlu dicek sebelum memindahkan dana
- Pajak penghasilan: sebuah artikel di situs Direktorat Jenderal Pajak (ditulis seorang pegawai DJP dan bertanda bukan sikap resmi instansi) menjelaskan bahwa sejak 1 Agustus 2025, menurut PMK 50/2025, penjualan aset kripto lewat Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dalam negeri dikenai PPh Pasal 22 final 0,21% dari nilai transaksi dan tidak lagi dikenai PPN. Untuk penjualan lewat platform yang bukan PAKD dalam negeri, seperti bursa luar negeri, tarifnya 1%; jika platform itu belum ditunjuk sebagai pemungut, penjual menyetor sendiri. Karena itu, kolom biaya bursa jual perlu diisi dengan pajak ini jika belum termasuk, misalnya 0,21% untuk penjualan di bursa lokal; contoh biaya lokal 0,4% di artikel ini sudah memperhitungkan pajak tersebut. Untuk arah lokal → luar negeri, perhatikan tarif 1% di atas.
- Perizinan bursa: menurut FAQ POJK 27/2024, tugas pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital termasuk aset kripto beralih dari Bappebti ke OJK paling lambat 12 Januari 2025, dan pedagang aset keuangan digital termasuk pihak yang diatur. Pastikan bursa yang dipakai memiliki izin dari OJK.
- Aturan pengiriman antarbursa: bursa dapat meminta data pengirim dan penerima atau membatasi penarikan ke platform tertentu. Syarat rincinya berbeda tiap bursa dan tidak dibahas di sini; cek layar penarikan bursa pengirim untuk memastikan bursa tujuan bisa dipilih.
- Status setoran dan penarikan: bursa dapat menghentikan setoran atau penarikan koin tertentu karena pemeliharaan dompet atau masalah jaringan. Pastikan penarikan di bursa pengirim dan setoran di bursa penerima sama-sama terbuka.
Kesalahan yang sering terjadi
- Biaya penarikan hanya dikalikan ke selisih harga: menghitung (selisih harga per koin) × (jumlah dikirim − biaya penarikan) membuat nilai koin yang terpotong tidak ikut dikurangi. Pada contoh di atas cara ini menghasilkan Rp13.097.380 sebelum biaya transaksi, padahal biaya penarikan saja Rp297.000 dan setelah biaya transaksi yang tersisa Rp5.392.288.
- Biaya transaksi hanya diisi satu sisi: bursa beli dan bursa jual sama-sama memotong biaya, jadi keduanya harus diisi. Pada contoh, dua biaya transaksi itu sekitar 25,0 kali biaya penarikan.
- Memakai harga terakhir: harga yang tampil adalah harga transaksi terakhir. Saat membeli Anda mengikuti harga jual terendah, saat menjual mengikuti harga beli tertinggi, dan jumlah besar bisa memakan beberapa level harga sehingga hasilnya lebih buruk.
- Membandingkan premi dengan kurs berbeda: premi berdasarkan kurs bank dan premi berdasarkan USDT berbeda meski diambil pada waktu yang sama. Untuk menghitung laba, isi kurs yang benar-benar akan Anda pakai.
- Mengira ada premi pasti ada laba: pada premi 0,89%, memindahkan 0,02 koin rugi Rp182.050. Lihat premi titik impas dan jumlah titik impas bersamaan.
- Melupakan langkah kembali: setelah menerima rupiah di bursa lokal, dana harus dikirim lagi ke luar negeri untuk transaksi berikutnya. Jika bursa luar negeri tidak menerima rupiah, Anda perlu membeli USDT atau koin lain dan mengirimnya, sehingga premi USDT dan biaya penarikan muncul sekali lagi.
Batasan
- Harga, kurs, dan biaya dihitung dari angka yang Anda isi; kalkulator tidak mengambil harga real-time.
- Biaya transaksi dianggap persentase dari nilai transaksi. Biaya yang dibayar dengan koin atau token bursa dan diskon tingkat akun hanya tercermin lewat persentase yang Anda isi.
- Selisih harga beli-jual, jumlah minimal order dan penarikan, waktu tunggu setoran dan penarikan, promo bursa, serta biaya rupiah tidak dimasukkan.
- Hanya satu kali pemindahan dalam satu arah yang dihitung. Untuk bolak-balik, isi kolom kurs dengan harga USDT untuk perkiraan, atau hitung sekali lagi ke arah sebaliknya.
- Pajak hanya masuk jika Anda memasukkannya ke kolom biaya. Artikel ini bukan nasihat pajak; hubungi DJP atau konsultan pajak untuk kasus Anda.
- Nilai ditampilkan dibulatkan ke rupiah, dan transaksi di atas Rp1.000 triliun tidak dihitung.
Tanggal acuan Rujukan pajak dan perizinan di artikel ini dibuka pada 2026-10-16. Biaya bursa di artikel ini adalah contoh; cek nilai sebenarnya di layar bursa. Harga contoh (Rp1.485.000.000, $82.000, kurs Rp17.950) adalah pembulatan kisaran pasar sekitar tanggal itu, bukan harga saat ini.
Sumber
- 01DJP (pajak.go.id): PMK 50/2025, Babak Baru Pemajakan Aset KriptoBerlaku 1 Agustus 2025; PPh Pasal 22 final 0,21% lewat PAKD dalam negeri, 1% untuk platform non-PAKD; tidak dikenai PPN. Artikel pendapat pribadi penulis, bukan sikap resmi instansi. Dibuka 2026-10-16
- 02DJP (pajak.go.id): Aspek Pajak Transaksi Kripto Dulu dan SekarangPMK 50/2025 berlaku 1 Agustus 2025; tarif 0,21% dan 1% dengan penjual menyetor sendiri jika platform belum ditunjuk pemungut; tarif lama 0,1% dan 0,2% ditambah PPN. Artikel pendapat pribadi penulis. Dibuka 2026-10-16
- 03OJK: FAQ POJK Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital Termasuk Aset KriptoPeralihan tugas pengaturan dan pengawasan dari Bappebti ke OJK paling lambat 12 Januari 2025 (Pasal 312 UU P2SK); pihak penyelenggara termasuk Pedagang Aset Keuangan Digital. Dibuka 2026-10-16
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung premi?
Harga lokal ÷ (harga luar negeri × kurs) − 1. Dengan harga lokal Rp1.485.000.000, harga luar negeri $82.000, dan kurs Rp17.950, hasilnya 0,89%. Dengan harga yang sama tetapi kurs Rp17.900, premi menjadi 1,17%, jadi catat kurs apa yang dipakai.
Jika ada premi, apakah memindahkan koin pasti untung?
Tidak. Biaya transaksi kedua bursa dan biaya penarikan harus dikurangi. Dengan biaya luar negeri 0,1%, lokal 0,4%, dan penarikan 0,0002 koin, premi titik impas untuk 1 BTC adalah 0,52%, dan untuk 0,02 koin naik menjadi 1,52%. Laba hanya tersisa jika premi lebih tinggi dari titik impas.
Kurs apa yang sebaiknya dimasukkan?
Masukkan kurs yang benar-benar akan Anda pakai untuk menukar uang. Kurs bank menghasilkan premi berdasarkan kurs pasar, sedangkan harga Tether (USDT) dalam rupiah di bursa lokal menghasilkan premi berdasarkan USDT. Jika Anda membeli dengan USDT di luar negeri lalu membeli USDT lagi dengan rupiah hasil penjualan untuk kembali, harga USDT lebih dekat dengan biaya sebenarnya.
Mengapa biaya penarikan diisi dalam jumlah koin?
Bursa umumnya memotong biaya penarikan dalam jumlah koin tertentu, bukan persentase nilai. Angka 0,0002 koin di sini adalah contoh perhitungan, bukan biaya yang sudah diverifikasi dari bursa. Kalkulator menilai koin yang terpotong dengan harga di bursa jual dan menampilkannya sebagai nilai rupiah.
Mengapa memindahkan jumlah kecil bisa rugi?
Karena biaya penarikan tetap berapa pun jumlahnya. Pada premi 0,89%, memindahkan 1 koin menyisakan Rp5.392.288, tetapi 0,02 koin rugi Rp182.050. Baris “jumlah titik impas” menunjukkan jumlah minimal yang menutup biaya penarikan, pada contoh ini sekitar 0,05201 koin.
Bisakah dipakai untuk memindahkan koin yang sudah saya punya?
Bisa. Anggap bursa tempat koin berada sebagai bursa beli dan isi biaya transaksinya dengan 0. Laba bersih yang muncul adalah selisih antara hasil menjual setelah dipindahkan dan hasil menjual langsung di bursa Anda sekarang.
Bagaimana dengan pajak atas penjualan kripto?
Menurut artikel di situs DJP (pendapat pribadi penulis, dibuka 2026-10-16), sejak 1 Agustus 2025 penjualan lewat PAKD dalam negeri dikenai PPh Pasal 22 final 0,21% tanpa PPN, sedangkan lewat platform non-PAKD seperti bursa luar negeri 1%. Kalkulator tidak menambahkan pajak sendiri, jadi masukkan pajak ke kolom biaya jual jika belum termasuk, lalu cek aturan terbaru ke DJP.
Apakah ada aturan yang membatasi pengiriman antarbursa?
Bursa dapat meminta data pengirim dan penerima atau membatasi penarikan ke platform tertentu, dan rinciannya berbeda tiap bursa. Cek layar penarikan bursa pengirim untuk memastikan bursa tujuan bisa dipilih, dan pastikan bursa lokal yang dipakai memiliki izin dari OJK.