Enam JP @35 menit di SD selesai pukul 11.10 jika ada istirahat 20 menit
Jika jam pelajaran pertama dimulai pukul 07.00, satu jam pelajaran (JP) berlangsung 35 menit, pergantian jam 5 menit, dan hanya setelah JP ke-3 ada istirahat 20 menit, maka JP ke-6 dimulai pukul 10.35 dan selesai pukul 11.10. Enam JP berjumlah 210 menit, lima jeda antar-JP berjumlah 40 menit (empat kali 5 menit dan satu kali 20 menit), sehingga dari JP pertama sampai JP terakhir berlangsung 4 jam 10 menit. Tanpa istirahat panjang, dengan semua jeda 5 menit, jadwal yang sama selesai pukul 10.55, yaitu 15 menit lebih awal.
Pita satu hari pada kalkulator menempatkan waktu dari JP pertama sampai JP terakhir selesai dalam satu garis. JP digambar sebagai blok bernomor, sedangkan jeda dan istirahat digambar sebagai celah di antaranya. Lebar celah sebanding dengan menitnya, sehingga istirahat yang panjang tampak lebih lebar. Celah pada kolom yang diubah dari jeda standar diberi garis miring, berapa pun panjangnya. Jika jam perangkat berada di dalam jadwal, jarum “Kini” muncul di atas pita, dan blok JP yang sedang berjalan terisi sebanyak waktu yang sudah lewat.
Kapan perlu menghitung waktu selesai jam pelajaran
Jadwal pelajaran dibagikan di awal semester, tetapi waktu selesainya sering perlu dihitung ulang. Menuliskan waktu mulai dan selesai tiap JP dapat mengurangi salah paham dalam situasi berikut.
- Hari dengan jadwal singkat atau kegiatan khusus: jika satu JP dipersingkat atau ada upacara, ujian, atau kegiatan di tengah hari, waktu semua JP sesudahnya bergeser. Selisih tiap JP menumpuk, sehingga sulit menebak seberapa awal atau lambat JP terakhir selesai.
- Menyesuaikan jemputan dan kegiatan sesudah sekolah: antar-jemput, les, atau kegiatan ekstrakurikuler biasanya diatur dari waktu JP terakhir selesai. Jika jumlah JP berbeda tiap hari, waktu selesai hari yang pendek dan hari yang panjang perlu diketahui terpisah.
- Guru atau tata usaha yang menyusun ulang jadwal: mengubah istirahat 15 menit menjadi 20 menit atau memindahkannya ke JP lain mengharuskan semua waktu mulai ditulis ulang. Tabel yang disalin ke dokumen mengurangi salah ketik dibanding menulis tangan.
- Mengetahui sedang JP ke berapa: jadwal hanya menyebut “JP ke-4”, sehingga waktu berakhirnya harus dihitung. Kalkulator menampilkan JP yang sedang berjalan dan sisa waktunya berdasarkan jam perangkat.
Cara menghitung
- Ubah waktu mulai JP pertama menjadi menit. 07.00 berarti 7 × 60 = 420 menit.
- Tambahkan lama satu JP untuk mendapat waktu selesai. JP ke-1 selesai pada 420 + 35 = 455 menit, yaitu 07.35.
- Tambahkan jeda setelah JP itu untuk mendapat waktu mulai JP berikutnya. Dengan jeda standar 5 menit, JP ke-2 mulai pukul 07.40. Kolom yang diubah, misalnya istirahat, memakai nilainya sendiri.
- Ulangi langkah 2 dan 3 sampai JP terakhir. Setelah JP terakhir tidak ada JP lagi, sehingga tidak ada jeda yang ditambahkan.
Waktu JP terakhir selesai = waktu mulai + lama JP × jumlah JP + (jumlah jeda antar-JP, sebanyak jumlah JP − 1 kali)
Dalam rumus ini hanya jumlah semua jeda yang berpengaruh. Istirahat 20 menit yang diletakkan setelah JP ke-3 atau setelah JP ke-4 menghasilkan waktu selesai yang sama, dan hanya waktu JP di sekitar istirahat itu yang berubah. Sebaliknya, setiap tambahan satu JP menambah satu kali lama JP dan satu kali jeda.
Lama satu JP tiap jenjang dan waktu selesainya
Lampiran II Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, yaitu perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum, memuat tabel alokasi waktu mata pelajaran dengan asumsi 1 JP = 35 menit untuk SD/MI, 40 menit untuk SMP/MTs, dan 45 menit untuk SMA/MA dan SMK/MAK. Asumsi yang sama dengan 1 tahun = 36 minggu dipakai pada kelas I sampai V, kelas VII–VIII, dan kelas X–XI, sedangkan kelas VI, IX, dan XII memakai 32 minggu. Untuk SDLB dan MILB tabelnya memakai 1 JP = 30 menit. Angka ini adalah dasar penghitungan alokasi JP per tahun, bukan jadwal harian, sehingga jam masuk, jumlah JP per hari, dan istirahat ditentukan oleh sekolah. Tabel berikut membandingkan waktu selesai jika hanya lama JP yang berbeda.
| Jenjang (1 JP) | JP ke-6 selesai | JP ke-8 selesai | Coba hitung |
|---|---|---|---|
| SD/MI, 35 menit | 11.05 | 12.25 | 8 JP |
| SMP/MTs, 40 menit | 11.35 | 13.05 | 8 JP |
| SMA/MA dan SMK, 45 menit | 12.05 | 13.45 | 8 JP |
Setiap tambahan 5 menit per JP membuat JP ke-6 selesai 30 menit lebih lambat dan JP ke-8 selesai 40 menit lebih lambat. Karena jumlah JP per hari berbeda tiap sekolah dan jenjang, tabel ini hanya contoh untuk memperlihatkan pengaruh lama JP.
Istirahat panjang di tengah jadwal
Kolom di kanan tiap baris adalah jeda setelah JP itu selesai sampai JP berikutnya mulai. Pada awalnya semua kolom mengikuti jeda standar, dan jika satu kolom diisi nilai lain, hanya jeda itu yang berubah. Nilai yang diisi adalah panjang seluruh jeda tersebut, bukan tambahan dari jeda standar. Kolom yang diubah ditebalkan, dan mengisinya dengan angka yang sama dengan jeda standar atau mengosongkannya mengembalikannya ke standar.
Banyak sekolah memberi istirahat satu atau dua kali sehari dan jeda singkat saat pergantian jam. Teks Permendikbudristek 12/2024 dan Permendikdasmen 13/2025 yang diperiksa untuk naskah ini tidak memuat ketentuan lama istirahat, sehingga lamanya ditetapkan sekolah. Contoh berikut memakai JP 35 menit, jeda 5 menit, dan istirahat 20 menit setelah JP ke-3.
| Jam | Mulai | Selesai | Jeda sesudahnya |
|---|---|---|---|
| Jam ke-1 | 07.00 | 07.35 | 5 menit |
| Jam ke-2 | 07.40 | 08.15 | 5 menit |
| Jam ke-3 | 08.20 | 08.55 | 20 menit |
| Jam ke-4 | 09.15 | 09.50 | 5 menit |
| Jam ke-5 | 09.55 | 10.30 | 5 menit |
| Jam ke-6 | 10.35 | 11.10 | — |
Enam JP berjumlah 210 menit dan jeda antar-JP berjumlah 40 menit, sehingga dari JP pertama sampai JP terakhir berlangsung 4 jam 10 menit dan selesai pukul 11.10. Masukkan kondisi ini ke kalkulator
Berapa lebih awal jika jadwal dipersingkat
Jika jeda tidak diubah dan hanya lama JP yang dipersingkat, JP terakhir selesai lebih awal sebesar menit yang dikurangi dikali jumlah JP. Jika yang dikurangi jeda, pengalinya adalah jumlah jeda (jumlah JP − 1), tanpa kolom yang nilainya sudah ditetapkan sendiri. Bandingkan dengan jadwal enam JP di atas yang selesai pukul 11.10.
| Kondisi yang diubah | Lebih awal | JP ke-6 selesai |
|---|---|---|
| Lama JP 35 → 30 menit | 5 menit × 6 = 30 menit | 10.40 |
| Jeda standar 5 → 0 menit (istirahat tetap) | 5 menit × 4 = 20 menit | 10.50 |
| Hari singkat SMA: 5 JP @45 menit, istirahat 15 menit | — | 11.15 |
Pada baris kedua jeda ada lima, tetapi kolom istirahat sudah ditetapkan sendiri sehingga hanya empat jeda standar yang berkurang. Baris ketiga adalah contoh hari dengan lima JP, dan kolom terakhirnya menunjukkan waktu JP ke-5 selesai. Contoh ini bukan jadwal resmi. Bila sekolah mengumumkan jadwal singkat, ubah kolom lama JP dan pastikan lewat pengumuman apakah jeda atau istirahat juga berubah. Jadwal selama bulan Ramadan juga ditetapkan sekolah atau dinas pendidikan setempat, jadi gunakan angka dari pengumuman resmi.
Cara membaca kolom “Kini”
Kolom “Kini” memakai jam perangkat ini untuk menunjukkan posisi dalam jadwal hari ini. Saat pelajaran berlangsung, kolom ini menampilkan JP ke berapa dan sisa waktu sampai JP itu selesai. Saat jeda atau istirahat, kolom ini menampilkan sisa waktu sampai JP berikutnya mulai. Sebelum JP pertama, kolom ini menampilkan waktu sampai mulai, dan setelah JP terakhir selesai, kolom ini menampilkan bahwa pelajaran hari ini sudah selesai. JP yang sedang berjalan disorot pada baris waktu dan pada pita, dan batang di bawahnya terisi sesuai waktu yang sudah lewat.
Perhitungan diulang setiap 20 detik, jadi sisa waktu berkurang selama layar dibiarkan terbuka. Jika jam perangkat berbeda beberapa menit dari bel atau jam sekolah, hasilnya ikut berbeda. Untuk jadwal yang melewati tengah malam, waktu dini hari dianggap lanjutan dari jadwal yang dimulai hari sebelumnya.
Kesalahan hitung yang sering terjadi
- Menambah jeda sebanyak jumlah JP: untuk 8 JP, jeda hanya ada 7 kali. Menambah 8 kali berarti ikut menghitung waktu setelah JP terakhir, sehingga waktu selesai terlambat satu jeda.
- Memakai jam datang atau apel pagi sebagai awal JP pertama: jika siswa berkumpul pukul 06.45 dan JP ke-1 mulai pukul 07.00, isi 07.00. Apel, literasi pagi, atau doa bersama bukan JP kecuali sekolah memasukkannya sebagai JP.
- Menambah istirahat pada jeda standar: jika JP ke-3 selesai pukul 09.15 dan JP ke-4 mulai pukul 09.35, jedanya 20 menit. Mengisi 20 lalu mengira 5 menit standar masih ditambahkan membuat hasil salah 5 menit.
- Memakai satu jadwal untuk semua hari: jika hari Senin 8 JP dan hari Jumat 5 JP, ubah jumlah JP saja dan periksa masing-masing. Kolom istirahat lain tetap ada.
- Mengira jeda ikut berkurang pada jadwal singkat: jadwal singkat sering hanya memendekkan lama JP, tetapi sekolah tertentu juga mengubah istirahat. Sesuaikan kedua kolom sesuai pengumuman.
Batas perhitungan ini
- Semua JP dianggap sama lamanya. Dua JP berturut-turut dapat dihitung dengan jeda 0 menit, tetapi jadwal dengan lama JP yang berbeda-beda tidak dapat digambarkan tepat.
- Kegiatan sesudah JP terakhir seperti doa penutup, piket, atau ekstrakurikuler tidak dihitung. Tambahkan sendiri waktu yang ditetapkan sekolah untuk mengetahui jam pulang.
- Jumlah JP maksimal 12, dan jarak dari JP pertama sampai JP terakhir selesai maksimal 24 jam. Lama JP dan jeda dihitung dalam satuan menit.
- Kolom “Kini” hanya memakai jam perangkat dan tanggal hari ini. Hari libur dan jadwal tiap hari tidak diketahui.
- Lama 1 JP dalam peraturan adalah asumsi untuk menghitung alokasi tahunan, dan jadwal harian ditetapkan satuan pendidikan. Pakai jadwal terbaru dari sekolah masing-masing.
- Angka yang dimasukkan dihitung hanya di peramban ini dan tidak dikirim ke server. Kondisi baru masuk ke alamat tautan saat tombol “Salin tautan” ditekan.
Tanggal pemeriksaan: 22 Oktober 2026. Lama 1 JP (SD/MI 35, SMP/MTs 40, SMA/MA dan SMK/MAK 45 menit; SDLB 30 menit) dan asumsi 36 atau 32 minggu diperiksa pada Lampiran II Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 (ditetapkan 11 Juli 2025) dan, sebagai naskah awal, Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024. Lama istirahat dan jam masuk tidak ditemukan dalam kedua teks. Jadwal pada contoh hanya ilustrasi.
Sumber
- 01JDIH BPK: Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang KurikulumLampiran II: tabel alokasi waktu dengan asumsi 1 JP = 35 menit (SD/MI), 40 menit (SMP/MTs), 45 menit (SMA/MA dan SMK/MAK), 30 menit (SDLB), serta 36 atau 32 minggu per tahun
- 02JDIH BPK: Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan MenengahLampiran II naskah awal: 1 JP = 35 menit untuk SD, 40 menit untuk SMP kelas VII–VIII, 45 menit untuk SMA kelas X
- 03JDIH BPK: halaman Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025Tempat melihat status dan dokumen resmi peraturan perubahan tersebut
Pertanyaan yang sering diajukan
Jika mulai pukul 07.00, JP 35 menit, jeda 5 menit, dan istirahat 20 menit setelah JP ke-3, kapan JP ke-6 selesai?
JP ke-6 mulai pukul 10.35 dan selesai pukul 11.10. Enam JP berjumlah 210 menit dan lima jeda berjumlah 40 menit (empat kali 5 menit dan satu kali 20 menit), sehingga dari JP pertama berlangsung 4 jam 10 menit.
Mengapa untuk 6 JP jeda hanya dijumlahkan 5 kali?
Jeda adalah selang setelah satu JP selesai sampai JP berikutnya mulai, jadi hanya ada di antara JP. Untuk 6 JP ada lima jeda, dari antara JP ke-1 dan ke-2 sampai antara JP ke-5 dan ke-6, dan waktu sesudah JP terakhir tidak ditambahkan ke waktu selesai.
Apakah istirahat 20 menit ditambahkan ke jeda standar 5 menit?
Tidak, nilai itu mengganti jeda pada kolom tersebut. Jika kolom setelah JP ke-3 diisi 20, jeda di sana menjadi 20 menit, sehingga JP terakhir selesai 15 menit lebih lambat daripada saat semua jeda 5 menit.
Apakah waktu selesai berubah jika istirahat dipindah dari setelah JP ke-3 ke setelah JP ke-4?
Tidak, selama total jeda sama. Pada contoh SD 6 JP @35 menit dengan jeda 5 menit, istirahat 20 menit setelah JP ke-2, ke-3, atau ke-4 sama-sama selesai pukul 11.10, dan yang berubah hanya waktu JP di sekitar istirahat.
Berapa menit satu JP di SD, SMP, dan SMA?
Lampiran II Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 memakai asumsi 1 JP = 35 menit untuk SD/MI, 40 menit untuk SMP/MTs, dan 45 menit untuk SMA/MA dan SMK/MAK. Angka itu dasar penghitungan alokasi JP per tahun, sedangkan jadwal harian dan istirahat ditetapkan sekolah.
Jika JP SD dipersingkat dari 35 menjadi 30 menit, berapa lebih awal selesai?
Dengan jeda tetap, jadwal selesai lebih awal sebanyak selisih menit dikali jumlah JP. Untuk 6 JP, 5 menit × 6 = 30 menit, sehingga contoh yang selesai pukul 11.10 menjadi 10.40.
Apa dasar kolom “Kini”?
Kolom itu memakai jam perangkat untuk menghitung posisi dalam jadwal hari ini. Saat pelajaran, ia menunjukkan sisa waktu sampai JP selesai, dan saat jeda, ia menunjukkan sisa waktu sampai JP berikutnya, yang dapat berbeda beberapa menit dari bel sekolah.
Bagaimana menghitung dua JP yang digabung tanpa jeda?
Isi kolom jeda di antara kedua JP dengan 0. Untuk JP 45 menit, kedua JP berlangsung terus selama 90 menit, dan JP sesudahnya mulai lebih awal sebesar jeda yang dihilangkan.