Alat yang Anda butuhkan, siap dipakai

Kalkulator Gaji Bersih per Jam

Gaji bersih Rp6.000.000 dengan 40 jam kerja seminggu berarti sekitar Rp34.521 per jam dan Rp575 per menit. Isi penghasilan dan jam kerja per minggu, lalu langsung lihat nilai 1 jam, 1 menit, dan 1 detik kerja, upah riil setelah waktu perjalanan, serta berapa jam Anda harus bekerja untuk membeli suatu barang.

Terakhir diperbarui 2026-10-15Semua perhitungan terjadi di browser Anda
Dasar
Isi jumlah yang benar-benar masuk ke rekening dalam sebulan.

Waktu dan uang untuk bekerjaOpsional

Waktu yang dipakai untuk pekerjaan tetapi tidak dibayar, misalnya lembur tanpa upah atau persiapan berangkat. Jika kantor menanggung ongkos transportasi, kurangkan dari biaya untuk bekerja.
Gaji bersih per jam kerja

—

Isi penghasilan dan jam kerja per minggu, lalu nilai 1 jam, 1 menit, dan 1 detik kerja akan ditampilkan.

    Tekan untuk menghitung uang yang didapat setiap detik dengan upah per jam ini.
    Upah riil per jam

    Isi waktu dan uang yang dipakai untuk bekerja, lalu lihat berdampingan dengan upah per jam yang hanya dibagi jam kerja.

    Hanya jam kerja—
    Upah riil per jam—

      Berapa jam harus bekerja untuk mendapat uang ini
      Seberapa sering
      Jam yang harus dikerjakan

      —

        Yang sering dibeli (harga contoh)

        Terakhir diperbarui 2026-10-15Masukan Anda tidak disimpan

        Standar ROBERINAlat yang Anda butuhkan,
        siap dipakai.
        • Jelas sekilasPosisi input dan hasil terlihat jelas.
        • Hasil lebih duluAngka utama tampil dulu; prosesnya hanya saat dibutuhkan.
        • Minta lebih sedikitTanpa pendaftaran atau data yang tidak perlu.

        Gaji bersih Rp6.000.000 dengan 40 jam kerja seminggu berarti sekitar Rp34.521 per jam

        Jika gaji bersih Anda Rp6.000.000 sebulan dan Anda bekerja 40 jam seminggu, jam kerja sebenarnya dalam sebulan adalah 40 jam × 365 ÷ 7 ÷ 12 = sekitar 173,8 jam. Rp6.000.000 dibagi 173,8 jam menghasilkan sekitar Rp34.521 untuk satu jam kerja, Rp575 untuk satu menit, dan Rp9,6 untuk satu detik. Bila Anda bekerja 8 jam sehari, nilai satu hari kerja adalah Rp276.164.

        Kalkulator di atas menerima salah satu dari gaji bersih bulanan, gaji kotor tahunan, atau upah kotor per jam, ditambah jam kerja per minggu, lalu menghitung nilai satu jam, satu menit, dan satu detik kerja. Kalkulator ini juga menampilkan upah riil per jam yang sudah memperhitungkan waktu perjalanan dan uang yang keluar untuk bekerja, serta berapa jam Anda harus bekerja untuk membeli suatu barang. Pada contoh awal (gaji bersih Rp6.000.000, 40 jam seminggu selama 5 hari, perjalanan pulang-pergi 1 jam, barang seharga Rp5.000.000), upah riilnya Rp30.685, dan Rp5.000.000 setara 144 jam 50 menit kerja atau 18,1 hari kerja.

        Kapan nilai satu jam kerja berguna

        Gaji diterima per bulan, sehingga sulit membayangkan berapa nilai satu jam waktu Anda. Setelah diubah menjadi nilai per jam, beberapa keputusan berikut bisa dibandingkan dengan angka.

        • Saat pindah kerja atau pindah rumah dan waktu perjalanan berubah: dengan gaji bersih Rp6.000.000 dan 5 hari kerja, perjalanan pulang-pergi 1 jam 30 menit menurunkan upah riil menjadi Rp29.070, atau 15,8% lebih rendah daripada Rp34.521 yang dihitung tanpa perjalanan. Kantor dengan gaji sedikit lebih tinggi pun bisa memberi upah riil lebih rendah bila perjalanannya jauh.
        • Saat memperkirakan penghasilan bulanan dari upah per jam: kalikan upah per jam dengan jam kerja per minggu, lalu × 365 ÷ 7 ÷ 12 untuk mendapat angka sebulan. Isi sendiri persentase pajak dan potongan, maka kalkulator mengubahnya menjadi gaji bersih dan menghitung nilai satu jam.
        • Saat akan mengeluarkan uang besar: ponsel Rp5.000.000 setara 144 jam 50 menit kerja, atau 18,1 hari bila Anda bekerja 8 jam sehari. Harga yang diubah menjadi hari kerja sering terasa berbeda dari angka rupiahnya.
        • Saat menimbang pekerjaan sampingan atau tambahan jam kerja: jika penghasilan bersih satu jam pekerjaan sampingan lebih rendah daripada upah riil pekerjaan utama, Anda bisa menimbang apakah waktu itu lebih baik dipakai untuk hal lain.

        Cara menghitung

        1. Jam kerja sebenarnya per bulan = jam kerja per minggu × 365 ÷ 7 ÷ 12. Satu tahun berisi 365 ÷ 7 = sekitar 52,14 minggu, dan satu bulan adalah seperduabelasnya, sekitar 4,345 minggu. Waktu istirahat tidak dimasukkan ke jam kerja per minggu.
        2. Gaji bersih per jam kerja = gaji bersih bulanan ÷ jam kerja sebenarnya per bulan. Untuk nilai satu menit, bagi lagi dengan 60, dan untuk satu detik bagi dengan 3.600. Nilai satu hari = nilai satu jam × (jam kerja per minggu ÷ hari kerja per minggu).
        3. Gaji kotor per tahun dibagi 12 dan dianggap gaji kotor bulanan, lalu persentase potongan yang Anda isi dikurangkan untuk mendapat gaji bersih bulanan. Upah kotor per jam dihitung menjadi gaji kotor bulanan dengan upah × jam kerja per minggu × 365 ÷ 7 ÷ 12, kemudian persentase potongan dikurangkan dengan cara yang sama. Persentase potongan adalah total pajak dan potongan lain yang Anda isi sendiri.
        4. Upah riil per jam = (gaji bersih bulanan − biaya untuk bekerja per bulan) ÷ ((jam kerja per minggu + (menit perjalanan pulang-pergi + menit tak dibayar) × hari kerja per minggu ÷ 60) × 365 ÷ 7 ÷ 12).
        5. Jam yang harus dikerjakan = harga barang ÷ gaji bersih per jam kerja, dan hari kerja = jam itu ÷ jam kerja per hari. Untuk barang yang sering dibeli, hitung jumlah pembelian setahun (setiap hari 365 kali, setiap hari kerja = hari kerja per minggu × 365 ÷ 7 kali, setiap minggu 365 ÷ 7 kali, setiap bulan 12 kali) dikalikan harganya.

        Batas jam kerja dan istirahat, serta mengapa satu bulan dihitung 4,345 minggu

        Pasal 77 UU 13/2003 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023 menyebut waktu kerja 7 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 6 hari kerja seminggu, atau 8 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 5 hari kerja seminggu. Pasal 79 ayat (2) huruf a mengatur istirahat antara jam kerja paling sedikit setengah jam setelah bekerja 4 jam terus-menerus, dan waktu istirahat itu tidak termasuk jam kerja. Karena itu, jam kerja per minggu di kalkulator ini tidak memasukkan waktu istirahat.

        Dengan 40 jam seminggu, jam kerja setahun (365 ÷ 7 = sekitar 52,14 minggu) adalah 2.085,7 jam, dan sebulan 173,8 jam. Sebagian orang menghitung satu bulan sebagai 4,33 minggu. Hasilnya jam kerja sebulan sedikit lebih pendek, sehingga untuk gaji bersih Rp6.000.000 nilai per jam menjadi Rp34.642, lebih tinggi Rp121 daripada Rp34.521. Angka 365 ÷ 7 ÷ 12 sama dengan sekitar 4,345 minggu dan sesuai dengan kalender.

        Gaji bersih per jam menurut gaji bersih bulanan

        Dasar hitungan: 40 jam seminggu (173,8 jam sebulan) dan 8 jam kerja sehari.

        Gaji bersih per bulan1 jam1 menit1 detikPer hari (8 jam)
        Rp4.000.000Rp23.014Rp384Rp6,4Rp184.110
        Rp5.000.000Rp28.767Rp479Rp8Rp230.137
        Rp6.000.000Rp34.521Rp575Rp9,6Rp276.164
        Rp8.000.000Rp46.027Rp767Rp12,8Rp368.219
        Rp10.000.000Rp57.534Rp959Rp16Rp460.274

        Upah riil setelah waktu perjalanan dihitung

        Waktu pulang-pergi ke tempat kerja, pekerjaan tambahan yang tidak dibayar, dan biaya seperti ongkos transportasi tidak tercermin dalam gaji bulanan. Upah riil menghitung semuanya itu untuk menunjukkan nilai sebenarnya dari satu jam yang Anda pakai demi pekerjaan. Jika kantor memberi tunjangan transportasi terpisah, kurangkan jumlah itu dari biaya untuk bekerja.

        Tabel di bawah memakai gaji bersih Rp6.000.000 dengan 40 jam seminggu selama 5 hari kerja, dan hanya mengubah waktu perjalanan pulang-pergi.

        Perjalanan pulang-pergi (per hari)Waktu untuk kerja (minggu)Upah riilDibanding upah per jam yang hanya dibagi jam kerja
        0 menit40 jamRp34.521Sama
        30 menit42,5 jamRp32.4905,9% lebih rendah
        1 jam45 jamRp30.68511,1% lebih rendah
        1 jam 30 menit47,5 jamRp29.07015,8% lebih rendah
        2 jam50 jamRp27.61620% lebih rendah

        Jika perjalanan pulang-pergi 2 jam sehari, waktu untuk bekerja menjadi 50 jam seminggu, dan upah riil tinggal 80% dari nilai yang hanya dibagi jam kerja.

        Sebagai gambaran perjalanan di Indonesia, Statistik Komuter Jabodetabek 2023 dari BPS mencatat bahwa lama perjalanan sekali jalan kurang dari 30 menit dialami 25,8% komuter, 30 sampai kurang dari 60 menit 38,7%, dan 60 menit atau lebih 35,5%. Angka ini khusus komuter di wilayah Jabodetabek, bukan rata-rata seluruh Indonesia.

        Mengubah harga barang menjadi jam kerja

        Jam yang harus dikerjakan adalah harga barang dibagi gaji bersih per jam kerja. Tabel di bawah memakai gaji bersih Rp6.000.000, 40 jam seminggu (Rp34.521 per jam kerja), dan 8 jam kerja sehari.

        Harga barangJam yang harus dikerjakanHari kerjaDari gaji bersih bulanan
        Kopi (Rp25.000)43 menit 27 detik9,1% dari satu hari kerja0,4%
        Makan siang (Rp35.000)1 jam 1 menit12,7% dari satu hari kerja0,6%
        Tiket bioskop (Rp50.000)1 jam 27 menit18,1% dari satu hari kerja0,8%
        Sepatu (Rp500.000)14 jam 29 menit1,8 hari8,3%
        Ponsel (Rp5.000.000)144 jam 50 menit18,1 hari83,3%
        Laptop (Rp10.000.000)289 jam 41 menit36,2 hari166,7%
        Sama dengan gaji sebulan (Rp6.000.000)173 jam 49 menit21,7 hari100%

        Barang yang sering dibeli terasa jauh lebih besar bila dilihat sebagai total setahun. Berikut jam kerja yang dibutuhkan dalam setahun untuk kopi Rp25.000, menurut seberapa sering Anda membelinya.

        Kopi Rp25.000 dibeliKali setahunBiaya setahunJam yang harus dikerjakanHari kerja
        Setiap hari365 kaliRp9.125.000264 jam 20 menit33 hari
        Setiap hari kerja (5 hari seminggu)260,7 kaliRp6.517.857188 jam 49 menit23,6 hari
        Setiap minggu52,1 kaliRp1.303.57137 jam 46 menit4,7 hari
        Setiap bulan12 kaliRp300.0008 jam 41 menit1,1 hari

        Jika dibeli setiap hari, Anda bekerja 33 hari kerja dalam setahun, lebih dari enam minggu kerja, hanya untuk membayar kopi. Pilih setiap hari, setiap hari kerja, setiap minggu, atau setiap bulan pada kolom "Seberapa sering" di kalkulator untuk melihat hitungan setahun dengan cara yang sama.

        Kesalahan yang sering terjadi

        • Menganggap upah kotor per jam sebagai penghasilan bersih: setelah pajak dan potongan lain, uang yang diterima lebih kecil. Saat mengisi upah per jam atau gaji tahunan, isi juga persentase potongannya.
        • Memasukkan waktu istirahat ke jam kerja: jika Anda berada di kantor dari pagi sampai sore dan istirahat siang 1 jam, hitunglah jam kerjanya tanpa istirahat itu, misalnya 40 jam seminggu. Menghitung 45 jam seminggu termasuk istirahat membuat nilai per jam 11,1% lebih rendah.
        • Memakai 4,33 minggu atau 52 minggu sebagai pendekatan: dengan 4,33 minggu, nilai per jam untuk gaji bersih Rp6.000.000 menjadi Rp34.642, sedikit lebih tinggi dari Rp34.521. Kalkulator ini memakai 365 ÷ 7 ÷ 12, yaitu sekitar 4,345 minggu.
        • Mengabaikan selisih gaji tahunan ÷ 12 dengan jumlah pembayaran yang sebenarnya: bila gaji dibayarkan tidak 12 kali setahun, gaji tahunan dibagi 12 belum tentu sama dengan yang Anda terima tiap bulan. Isi saja jumlah bulanan yang benar-benar Anda terima.
        • Lupa menghitung perjalanan dan biaya untuk bekerja: tanpa waktu perjalanan dan uang yang keluar untuk bekerja, nilai satu jam yang Anda pakai demi pekerjaan terlihat lebih tinggi dari kenyataannya. Cek di bagian upah riil.

        Keterbatasan kalkulator ini

        • Upah lembur, tambahan malam atau hari libur, bonus, dan tunjangan tidak dimasukkan. Jika Anda menerimanya tiap bulan, isi gaji bersih bulanan yang sudah ditambah jumlah itu.
        • Pajak dan potongan tidak dihitung otomatis. Yang dipakai adalah persentase yang Anda isi sendiri.
        • Cuti dan hari libur tidak dikurangkan dari jam kerja. Satu tahun dihitung rata sebagai sekitar 52,14 minggu.
        • Perhitungan dilakukan di dalam peramban ini. Nilai yang tertinggal di bilah alamat adalah bagian dari alamat, jadi ikut terkirim bersama alamat itu ketika halaman dimuat ulang, disimpan sebagai markah, atau tautannya dibagikan.

        Tanggal acuan Ketentuan waktu kerja dan istirahat serta data BPS dicek pada naskah aslinya di sumber di bawah pada 2026-10-15.

        Sumber

        Pertanyaan yang sering diajukan

        Gaji bersih Rp6.000.000 berarti berapa per jam?

        Dengan 40 jam seminggu, jam kerja sebenarnya sebulan adalah 40 × 365 ÷ 7 ÷ 12 = sekitar 173,8 jam. Rp6.000.000 ÷ 173,8 jam = sekitar Rp34.521 per jam. Per menit Rp575, per detik Rp9,6, dan untuk 8 jam sehari Rp276.164.

        Apakah satu bulan 4,33 minggu atau 4,345 minggu?

        Satu tahun 365 hari dibagi 7 adalah sekitar 52,14 minggu, dan dibagi 12 menjadi sekitar 4,345 minggu. Jika memakai 4,33 minggu, jam kerja sebulan dengan 40 jam seminggu menjadi 173,2 jam dan nilai per jam untuk gaji bersih Rp6.000.000 naik menjadi Rp34.642 dari Rp34.521. Kalkulator ini memakai 365 ÷ 7 ÷ 12.

        Apakah batas jam kerja dan waktu istirahat dimasukkan ke jam kerja?

        Waktu istirahat tidak dimasukkan. Pasal 77 UU 13/2003 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023 menyebut 7 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 6 hari kerja, atau 8 jam sehari dan 40 jam seminggu untuk 5 hari kerja. Pasal 79 ayat (2) huruf a mengatur istirahat paling sedikit setengah jam setelah bekerja 4 jam terus-menerus, dan waktu istirahat itu tidak termasuk jam kerja.

        Bagaimana potongan dihitung jika saya mengisi gaji kotor tahunan atau upah per jam?

        Kalkulator ini tidak menghitung pajak atau iuran di Indonesia secara otomatis. Isi persentase total pajak dan potongan di kolom persentase potongan, lalu angka itu dikurangkan menjadi gaji bersih bulanan. Gaji kotor tahunan dibagi 12 menjadi gaji kotor bulanan, sedangkan upah kotor per jam dikalikan jam kerja per minggu × 365 ÷ 7 ÷ 12.

        Apa itu upah riil per jam?

        Upah riil adalah upah per jam yang sudah memasukkan waktu dan uang yang dipakai untuk bekerja. Rumusnya (gaji bersih bulanan − biaya untuk bekerja per bulan) dibagi ((jam kerja per minggu + waktu perjalanan pulang-pergi dan waktu tak dibayar) × 365 ÷ 7 ÷ 12). Dengan gaji bersih Rp6.000.000, 40 jam seminggu selama 5 hari, dan perjalanan pulang-pergi 1 jam, upah riilnya Rp30.685, yaitu 11,1% lebih rendah daripada Rp34.521.

        Bagaimana mengetahui harga barang setara berapa jam kerja?

        Bagi harga barang dengan gaji bersih per jam kerja. Jika satu jam kerja bernilai Rp34.521, ponsel Rp5.000.000 setara 144 jam 50 menit kerja, atau 18,1 hari bila bekerja 8 jam sehari.

        Berapa jam kerja setahun untuk barang yang dibeli setiap hari?

        Jika kopi Rp25.000 dibeli setiap hari, setahun terjadi 365 pembelian dengan total Rp9.125.000. Itu setara 264 jam 20 menit kerja, atau 33 hari kerja dengan 8 jam sehari. Bila dibeli tiap hari kerja: 260,7 kali, 188 jam 49 menit (23,6 hari); tiap minggu: 52,1 kali, 37 jam 46 menit (4,7 hari); tiap bulan: 12 kali, 8 jam 41 menit (1,1 hari).

        Ke mana angka yang saya isi dikirim?

        Perhitungan dilakukan di dalam peramban ini. Nilai yang tertinggal di bilah alamat adalah bagian dari alamat, jadi ikut terkirim bersama alamat itu ketika halaman dimuat ulang, disimpan sebagai markah, atau tautannya dibagikan.