Alat yang Anda butuhkan, siap dipakai

Kalkulator Biaya Isi Daya Mobil Listrik

Hitung biaya isi daya mobil listrik dari persen baterai yang diisi atau jarak tempuh, efisiensi, dan tarif per kWh. Mengisi baterai 38,88 kWh dari 20% sampai 80% memasukkan 23,33 kWh ke baterai, dan setelah rugi pengisian 7% charger mengeluarkan 25,08 kWh. Dengan tarif rumah PLN Rp1.699,53/kWh biayanya Rp42.631, dan dengan tarif energi SPKLU Rp2.466,78/kWh biayanya Rp61.876. Jika jarak tempuh per bulan dan porsi SPKLU diisi, kalkulator juga menampilkan biaya sebulan dan setahun serta acuan biaya mobil bensin.

Terakhir diperbarui 2026-10-17Semua perhitungan terjadi di browser Anda
Hitung berdasarkan
Isi kapasitas baterai sesuai spesifikasi (kWh) dan efisiensi dari rata-rata di layar mobil atau aplikasi. Efisiensi contoh dihitung dari angka resmi pabrikan: jarak NEDC dibagi kapasitas baterai (BYD Atto 1: 380 km ÷ 38,88 kWh; Jaecoo J5 EV: 461 km ÷ 60,9 kWh). Angka NEDC lebih optimistis daripada pemakaian harian, jadi efisiensi nyata bisa lebih rendah.
Isi dari berapa persen sampai berapa persen baterai akan diisi. Biaya dihitung dari energi yang masuk ke baterai ditambah energi yang hilang saat pengisian.
Nilai awal pengisian di rumah adalah tarif PLN nonsubsidi untuk pelanggan 3.500 VA ke atas, Rp1.699,53/kWh (triwulan IV 2026); pelanggan 1.300-2.200 VA membayar Rp1.444,70/kWh. Nilai awal SPKLU adalah Rp2.466,78/kWh, tarif energi SPKLU PLN; aturan ESDM menetapkan tarif SPKLU dengan faktor pengali N paling tinggi 1,5 dari tarif layanan khusus (L). SPKLU cepat bisa menambah biaya layanan maksimal Rp25.000 per sesi, yang tidak termasuk di sini. Ganti dengan tarif pada struk atau aplikasi pengisian Anda.
Bagian dari energi pengisian sebulan yang diisi lewat SPKLU cepat. Jika hanya mengisi di rumah, isi 0%; jika hanya di SPKLU, isi 100%. Jika jarak tempuh per bulan dikosongkan, hanya biaya sekali isi yang dihitung.
Efisiensi di layar mobil tidak memuat energi yang hilang saat pengisian. Dalam uji ADAC (Agustus 2026), rugi pengisian wallbox AC 5,1-7,0%, DC cepat 5-15%, dan stopkontak rumah 12,7-15,3% (satu mobil 24,2%). Isi 0 jika efisiensi Anda sudah dihitung dari kWh pada meter atau struk pengisian.

    Biaya sebenarnya bergantung pada tarif tiap operator, promo, waktu pengisian, serta efisiensi yang berubah menurut cuaca dan kecepatan, jadi hasilnya hanya perkiraan.

    Biaya isi daya menurut jarak tempuh per bulan (efisiensi dan tarif saat ini)

    Terakhir diperbarui 2026-10-17Masukan Anda tidak disimpan

    Standar ROBERINAlat yang Anda butuhkan,
    siap dipakai.
    • Jelas sekilasPosisi input dan hasil terlihat jelas.
    • Hasil lebih duluAngka utama tampil dulu; prosesnya hanya saat dibutuhkan.
    • Minta lebih sedikitTanpa pendaftaran atau data yang tidak perlu.

    Mengisi baterai 38,88 kWh dari 20% ke 80% butuh Rp42.631 di rumah dan Rp61.876 di SPKLU

    Biaya mengisi daya mobil listrik adalah energi yang masuk ke baterai, ditambah energi yang hilang saat pengisian, lalu dikalikan tarif per kWh. Baterai BYD Atto 1 versi Premium berkapasitas 38,88 kWh. Jika diisi dari 20% sampai 80%, energi yang masuk ke baterai 38,88 × 60% = 23,33 kWh. Dengan rugi pengisian 7%, charger mengeluarkan 23,33 ÷ 0,93 = 25,08 kWh. Di rumah dengan tarif PLN Rp1.699,53/kWh (pelanggan 3.500 VA ke atas) biayanya Rp42.631, sedangkan di SPKLU dengan tarif energi Rp2.466,78/kWh biayanya Rp61.876. Selisihnya Rp19.245.

    Dengan efisiensi 9,77 km/kWh, isi daya itu cukup untuk sekitar 227,9 km. Biaya per km adalah Rp187 di rumah dan Rp271 di SPKLU. Mobil bensin yang menempuh 13 km/L dengan Pertalite Rp10.000/L (harga 1 Oktober 2026) menghabiskan Rp769 per km. Halaman ini menjelaskan situasi yang membutuhkan hitungan ini, urutan perhitungannya, tarif rumah dan SPKLU, rugi pengisian, biaya sebulan, biaya per mobil, dan kesalahan yang sering terjadi.

    Kapan hitungan ini diperlukan?

    • Memilih mengisi di rumah atau di SPKLU: untuk energi yang sama, tarif rumah Rp1.699,53/kWh dan tarif SPKLU Rp2.466,78/kWh berbeda Rp767,25 per kWh. Untuk sekali isi dari 20% ke 80% selisihnya Rp19.245, dan untuk 1.000 km sebulan selisih antara hanya mengisi di rumah dan hanya di SPKLU adalah Rp84.442.
    • Menyusun anggaran perjalanan jauh: dari jarak dan efisiensi Anda bisa tahu berapa kWh yang perlu diisi di jalan, lalu berapa rupiah di SPKLU. Jika kapasitas baterai diisi, kalkulator juga menunjukkan berapa persen baterai yang terpakai.
    • Membandingkan mobil listrik dengan mobil bensin: isi jarak tempuh per bulan dan porsi SPKLU untuk melihat biaya isi daya sebulan berdampingan dengan biaya bensin. Untuk membandingkan juga pajak, servis, dan harga mobil, gunakan kalkulator perbandingan biaya kepemilikan mobil listrik dan mobil bensin.
    • Memeriksa tarif setelah penyesuaian PLN: tarif listrik nonsubsidi ditinjau setiap triwulan menurut kurs, harga minyak mentah Indonesia, dan inflasi. Ganti tarif pada kalkulator bila tarif yang berlaku berubah.

    Urutan perhitungan

    Kalkulator menghitung dengan urutan di bawah ini. Nilai di tengah perhitungan tidak dibulatkan; hanya biaya akhir yang dibulatkan ke rupiah. Contohnya baterai 38,88 kWh diisi dari 20% sampai 80%, rugi pengisian 7%, efisiensi 9,77 km/kWh, tarif rumah Rp1.699,53 dan SPKLU Rp2.466,78 per kWh.

    LangkahRumusContoh
    1. Energi yang diisikapasitas baterai × (target % − isi sekarang %)
    Berdasarkan jarak: jarak ÷ efisiensi
    38,88 kWh × 60% = 23,33 kWh
    2. Energi dari chargerenergi yang diisi ÷ (1 − rugi pengisian)23,33 ÷ 0,93 = 25,08 kWh
    3. Biaya di rumah dan di SPKLUenergi dari charger × tarif per kWh25,08 kWh × Rp1.699,53 = Rp42.631
    25,08 kWh × Rp2.466,78 = Rp61.876
    4. Jarak yang bisa ditempuhenergi yang diisi × efisiensi23,33 kWh × 9,77 = 227,9 km
    5. Biaya per kmtarif ÷ (1 − rugi pengisian) ÷ efisiensiRp1.699,53 ÷ 0,93 ÷ 9,77 = Rp187
    6. Biaya sebulanenergi dari charger sebulan × (tarif rumah × porsi rumah + tarif SPKLU × porsi SPKLU)1.000 km, SPKLU 20%: 110,1 kWh × Rp1.852,98 = Rp203.936

    Porsi SPKLU bukan jumlah kali mengisi, melainkan bagian dari energi pengisian sebulan yang diisi di SPKLU. Jika Anda sekali mengisi banyak di SPKLU dan sering mengisi sedikit di rumah, bagi menurut kWh, bukan menurut jumlah kunjungan.

    Tarif rumah dan SPKLU

    Tarif listrik PLN nonsubsidi ditetapkan menurut Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 dan ditinjau tiap triwulan. Untuk triwulan IV 2026, daftar tarif pekan 13-18 Oktober 2026 menunjukkan tidak ada perubahan: pelanggan rumah tangga 1.300 VA dan 2.200 VA membayar Rp1.444,70/kWh, sedangkan pelanggan 3.500 VA ke atas membayar Rp1.699,53/kWh. Nilai awal kalkulator memakai Rp1.699,53 (3.500 VA ke atas). Jika daya terpasang Anda 1.300 VA atau 2.200 VA, ganti dengan Rp1.444,70 sesuai golongan pada tagihan PLN.

    Di SPKLU, ESDM menetapkan tarif energi sebagai tarif layanan khusus (L) dengan faktor pengali N paling tinggi 1,5. PLN mencantumkan tarif energi SPKLU Rp2.466,78/kWh, dan itulah nilai awal kalkulator. SPKLU cepat (fast charging) dan sangat cepat (ultrafast) boleh menambah biaya layanan paling banyak Rp25.000 dan Rp57.000 per sesi; biaya ini tidak termasuk dalam kalkulator. Badan usaha swasta dapat menetapkan tarif yang berbeda. Untuk energi 25,08 kWh (isi 20% ke 80% pada Atto 1 Premium, rugi 7%), perbandingannya sebagai berikut.

    Tempat dan golonganTarif (Rp/kWh)Biaya isi 20→80%Per km
    Rumah, 1.300-2.200 VA1.444,70Rp36.239Rp159
    Rumah, 3.500 VA ke atas1.699,53Rp42.631Rp187
    Rumah, 3.500 VA ke atas, diskon 30% (22.00-05.00)1.189,67Rp29.842Rp131
    SPKLU (tarif energi PLN)2.466,78Rp61.876Rp271

    Baris diskon memakai program Home Charging Services (HCS) Ultima milik PLN, yang memberi diskon tarif listrik 30% untuk pengisian mobil listrik pukul 22.00-05.00 WIB dan berlaku sampai 31 Desember 2026 bagi pelanggan yang mengikuti program tersebut. Tarif Rp1.189,67 adalah hitungan kami (Rp1.699,53 × 70%), bukan angka yang diumumkan PLN. Dengan biaya layanan SPKLU cepat maksimal Rp25.000, mengisi 20% ke 80% pada contoh di atas bisa mencapai Rp61.876 + Rp25.000 = Rp86.876.

    Mengapa rugi pengisian ditambahkan?

    Biaya dihitung dari energi yang keluar dari charger, tetapi tidak semuanya masuk ke baterai. Sebagian berubah menjadi panas ketika arus bolak-balik diubah menjadi arus searah dan ketika suhu baterai dijaga. Dalam uji yang diumumkan klub otomotif Jerman ADAC pada 6 Agustus 2026, rugi pengisian berada pada rentang di bawah ini, dan ADAC menyatakan rugi itu tidak muncul pada konsumsi di layar mobil.

    Rugi pengisian (contoh 23,33 kWh)Rentang pada uji ADACRumah (Rp1.699,53)SPKLU (Rp2.466,78)
    0% (tanpa rugi)Rp39.647Rp57.545
    5%DC cepat 5-15%Rp41.733Rp60.574
    7%Wallbox AC 5,1-7,0%Rp42.631Rp61.876
    10%DC cepat 5-15%Rp44.052Rp63.939
    15%Stopkontak rumah 12,7-15,3% (satu mobil 24,2%)Rp46.643Rp67.700

    Nilai awal 7% berada di ujung atas wallbox AC dan masih dalam rentang DC cepat. Jika Anda sering mengisi lewat stopkontak biasa atau SPKLU cepat, coba 10-15%. Jika efisiensi Anda dihitung dari kWh yang tercatat pada charger atau meteran, rugi sudah termasuk, jadi isi 0.

    Biaya sebulan dan perbandingan dengan mobil bensin

    Biaya sebulan dihitung dari jarak tempuh dibagi efisiensi, ditambah rugi pengisian, lalu dikalikan campuran tarif rumah dan SPKLU menurut porsinya. Perhitungan ini memakai efisiensi 9,77 km/kWh, rugi 7%, tarif rumah Rp1.699,53 dan SPKLU Rp2.466,78 per kWh. Mobil bensin dihitung dengan konsumsi 13 km/L dan Pertalite Rp10.000/L (harga Pertamina di Jakarta, 1 Oktober 2026). Jarak tempuh per bulan di tabel hanyalah contoh, bukan data statistik resmi.

    Jarak per bulanEnergi pengisianHanya di rumahSPKLU 20%SPKLU 50%Hanya di SPKLUMobil bensin
    500 km55,0 kWhRp93.524Rp101.968Rp114.634Rp135.745Rp384.615
    1.000 km110,1 kWhRp187.047Rp203.936Rp229.268Rp271.489Rp769.231
    1.500 km165,1 kWhRp280.571Rp305.904Rp343.902Rp407.234Rp1.153.846
    2.000 km220,1 kWhRp374.094Rp407.871Rp458.537Rp542.979Rp1.538.462

    Untuk 1.000 km per bulan dengan porsi SPKLU 20%, biaya isi daya Rp203.936, lebih murah Rp565.295 daripada bensin Rp769.231 untuk jarak yang sama. Bahkan jika semuanya diisi di SPKLU, biayanya Rp271.489. Perbandingan ini hanya menghitung energi; pajak, asuransi, servis, dan selisih harga mobil tidak ikut. Untuk total biaya, pakai kalkulator perbandingan biaya kepemilikan mobil listrik dan mobil bensin, dan untuk biaya bensin lebih rinci pakai kalkulator bensin.

    Biaya sekali isi menurut mobil

    Menurut data wholesales Gaikindo yang dilaporkan Uzone, BYD Atto 1 menjadi mobil listrik terlaris pada September 2026 (4.840 unit) dan Jaecoo J5 EV berada di posisi ketiga (3.276 unit). Kapasitas baterai dan jarak NEDC di tabel berasal dari situs resmi pabrikan Indonesia. Efisiensi dihitung dengan jarak NEDC dibagi kapasitas baterai, jadi ini perhitungan kami dari angka resmi, bukan angka konsumsi yang diumumkan pabrikan. Rugi pengisian 7%, tarif rumah Rp1.699,53 dan SPKLU Rp2.466,78 per kWh.

    Mobil (baterai · jarak NEDC ÷ baterai)Rumah 20→80%SPKLU 20→80%Rumah 10→100%Jarak dari 20→80%Per km di rumah
    BYD Atto 1 (38,88 kWh · 380 km ÷ 38,88 = 9,77 km/kWh)Rp42.631Rp61.876Rp63.946227,9 kmRp187
    Jaecoo J5 EV (60,9 kWh · 461 km ÷ 60,9 = 7,57 km/kWh)Rp66.775Rp96.921Rp100.163276,6 kmRp241

    Jarak NEDC diukur dalam kondisi uji, jadi pemakaian harian biasanya lebih boros. Halaman resmi BYD Indonesia menulis kapasitas 38,88 kWh dan jarak hingga 380 km (NEDC) tanpa memisahkan varian, sedangkan Jaecoo menulis 60,9 kWh dan 461 km (NEDC) untuk J5 EV Premium. Gunakan tombol contoh sebagai titik awal, lalu ganti dengan konsumsi rata-rata yang tampil di layar mobil Anda.

    Kesalahan yang sering terjadi

    • Mengalikan kapasitas baterai dengan tarif saja: 38,88 kWh × Rp1.699,53 = Rp66.078 hanya benar untuk 0% sampai 100% tanpa rugi. Pada praktiknya hanya rentang yang diisi yang menambah energi, dan rugi pengisian ikut dihitung: 20% ke 80% Rp42.631, 0% ke 100% Rp71.051.
    • Memakai golongan daya yang salah: tarif 1.300-2.200 VA Rp1.444,70 dan 3.500 VA ke atas Rp1.699,53 membuat biaya isi 20% ke 80% berbeda Rp6.392 (Rp36.239 dan Rp42.631). Periksa golongan di tagihan PLN Anda.
    • Lupa biaya layanan SPKLU: tarif energi Rp2.466,78/kWh belum termasuk biaya layanan hingga Rp25.000 per sesi di SPKLU cepat. Pada contoh 20% ke 80%, total bisa naik dari Rp61.876 menjadi Rp86.876.
    • Mengisi porsi SPKLU dengan jumlah kunjungan: delapan kali mengisi di rumah dan dua kali di SPKLU tidak berarti porsi SPKLU 20%. Jika Anda mengisi 20 kWh per kunjungan SPKLU dan 5 kWh per pengisian di rumah, energinya 40 kWh di SPKLU dan 40 kWh di rumah, jadi porsinya 50%.
    • Menganggap efisiensi NEDC sebagai pemakaian harian: jika efisiensi nyata hanya 8 km/kWh, bukan 9,77, biaya sebulan 1.000 km dengan SPKLU 20% naik dari Rp203.936 menjadi Rp249.056.

    Batasan dan catatan

    • Tarif operator SPKLU swasta, tarif aplikasi, paket langganan, dan promo berbeda-beda. Nilai awal memakai tarif PLN, jadi periksa tarif pada struk atau aplikasi yang Anda gunakan.
    • Tarif rumah bergantung pada golongan daya dan bisa berubah setiap triwulan. Program diskon malam hari HCS Ultima hanya berlaku bagi pelanggan yang mengikuti program dan sampai 31 Desember 2026.
    • Kalkulator tidak menghitung waktu pengisian, biaya instalasi pengisi daya di rumah, atau antrean dan gangguan di SPKLU.
    • Rugi pengisian berbeda menurut mobil, suhu, dan daya pengisian. Memakai satu nilai berarti hasilnya perkiraan.

    Sumber

    Tanggal acuan Tarif PLN diperiksa pada daftar tarif 13-18 Oktober 2026, harga bensin pada 1 Oktober 2026, dan spesifikasi mobil pada situs pabrikan pada 17 Oktober 2026. Tarif SPKLU Rp2.466,78 dikutip dari pemberitaan; tabel tarif SPKLU di situs resmi PLN tidak dapat dibuka saat pemeriksaan. Jarak tempuh per bulan adalah contoh, bukan statistik resmi.

    Pertanyaan yang sering diajukan

    Bagaimana cara menghitung biaya isi daya mobil listrik?

    Kalikan kapasitas baterai dengan persen yang diisi untuk mendapat energi yang masuk, bagi dengan (1 − rugi pengisian), lalu kalikan tarif per kWh. Baterai 38,88 kWh yang diisi dari 20% sampai 80% memasukkan 23,33 kWh; dengan rugi 7% charger mengeluarkan 25,08 kWh, jadi biayanya Rp42.631 di rumah (Rp1.699,53/kWh).

    Berapa tarif listrik rumah untuk isi daya mobil listrik?

    Untuk triwulan IV 2026, tarif PLN rumah tangga nonsubsidi 1.300 VA dan 2.200 VA Rp1.444,70/kWh, sedangkan 3.500 VA ke atas Rp1.699,53/kWh. Pada daftar tarif pekan 13-18 Oktober 2026 tarif tidak berubah. Program HCS Ultima PLN memberi diskon 30% untuk pengisian pukul 22.00-05.00 WIB sampai 31 Desember 2026 bagi pelanggan program.

    Berapa tarif SPKLU per kWh?

    PLN mencantumkan tarif energi SPKLU Rp2.466,78 per kWh. ESDM menetapkan tarif SPKLU dari tarif layanan khusus (L) dengan faktor pengali N paling tinggi 1,5. SPKLU cepat boleh menambah biaya layanan paling banyak Rp25.000 per sesi dan ultrafast Rp57.000, yang tidak termasuk dalam kalkulator.

    Berapa selisih biaya isi di rumah dan di SPKLU?

    Untuk 25,08 kWh dari charger, isi di rumah dengan tarif Rp1.699,53/kWh berbiaya Rp42.631, sedangkan di SPKLU dengan Rp2.466,78/kWh berbiaya Rp61.876, selisih Rp19.245. Dengan efisiensi 9,77 km/kWh dan rugi 7%, biaya per km Rp187 di rumah dan Rp271 di SPKLU.

    Berapa biaya isi daya sebulan?

    Untuk 1.000 km per bulan dengan efisiensi 9,77 km/kWh dan rugi 7%, charger mengeluarkan 110,1 kWh. Hanya di rumah Rp187.047, SPKLU 20% Rp203.936, hanya di SPKLU Rp271.489. Mobil bensin 13 km/L dengan Pertalite Rp10.000/L untuk jarak yang sama menghabiskan Rp769.231.

    Mengapa rugi pengisian ditambahkan?

    Tarif dihitung dari energi yang keluar dari charger, sedangkan sebagian energi itu hilang sebagai panas dan tidak masuk ke baterai, dan tidak muncul di layar mobil. Uji ADAC yang diumumkan pada 6 Agustus 2026 menemukan rugi 5,1-7,0% pada wallbox AC, 5-15% pada DC cepat, dan 12,7-15,3% pada stopkontak rumah.

    Berapa biaya mengisi baterai dari kosong sampai penuh?

    Baterai 38,88 kWh dari 0% sampai 100% dengan rugi 7% membutuhkan 41,81 kWh dari charger, yaitu Rp71.051 di rumah (Rp1.699,53/kWh) dan Rp103.127 di SPKLU (Rp2.466,78/kWh). Dari 10% sampai 100% biayanya Rp63.946 di rumah dan Rp92.815 di SPKLU.

    Dari mana saya mendapat efisiensi mobil?

    Paling dekat adalah rata-rata konsumsi di layar mobil atau aplikasi. Contoh di kalkulator dihitung dari angka resmi pabrikan: BYD Atto 1 380 km (NEDC) ÷ 38,88 kWh = 9,77 km/kWh dan Jaecoo J5 EV 461 km (NEDC) ÷ 60,9 kWh = 7,57 km/kWh. Jarak NEDC diukur di kondisi uji, jadi pemakaian harian bisa lebih boros.