Kalkulator IMT Dewasa
Masukkan tinggi dan berat badan untuk menghitung indeks massa tubuh (IMT/BMI) pada orang dewasa. Versi Indonesia ini memakai cm + kg sebagai satuan utama, dengan ft/in + lb sebagai pilihan tambahan. IMT adalah alat skrining sederhana, bukan diagnosis medis.
Data
Hasil
0,0kg/m²
Normal
Kalkulator IMT dewasa ini bersifat informatif. Anak, remaja, ibu hamil, atlet, lansia, dan orang dengan komposisi tubuh tidak biasa mungkin memerlukan penilaian lain.
Cara membaca IMT pada orang dewasa
IMT membandingkan berat badan dengan tinggi badan dan sering dipakai sebagai cara cepat untuk menilai kategori berat badan pada orang dewasa. Alurnya dibuat sederhana: pilih standar, pilih satuan, masukkan tinggi dan berat badan, lalu baca nilai IMT, kategori, dan rentang normal perkiraan. IMT tidak mengukur lemak tubuh secara langsung dan tidak boleh diperlakukan sebagai diagnosis.
Cara menggunakan kalkulator
Gunakan Kemenkes Indonesia untuk bacaan yang paling dekat dengan kebiasaan klasifikasi IMT di Indonesia. WHO dan CDC disediakan sebagai pembanding internasional; rumus IMT tetap sama, tetapi batas kategori dapat berbeda.
Untuk pengguna Indonesia, cm dan kg menjadi satuan utama. Jika data yang dimiliki memakai kaki, inci, dan pon, gunakan pilihan ft/in + lb.
Gunakan tinggi badan dewasa dan berat badan saat ini. Desimal dapat ditulis dengan koma, misalnya 70,5. Jika nilai berada di luar rentang dewasa, alat akan menampilkan pesan koreksi.
Hasil menampilkan nilai IMT, kategori, rentang normal untuk tinggi badan tersebut, selisih dari rentang normal, rumus, dan nilai input yang digunakan.
Standar IMT yang dipakai
Versi Indonesia menempatkan klasifikasi Kemenkes sebagai pilihan utama karena rentang normal dan batas gemuk/obesitas yang umum dikutip di Indonesia berbeda dari tabel WHO/CDC global. WHO dan CDC tetap tersedia agar hasil dapat dibandingkan dengan referensi internasional.
| Kategori | IMT | Cara membaca |
|---|---|---|
| Kurus berat | < 17,0 | Di bawah rentang acuan dewasa, perlu dilihat bersama kondisi klinis. |
| Kurus ringan | 17,0–18,4 | Masih di bawah batas normal. |
| Normal | 18,5–25,0 | Rentang normal menurut klasifikasi Indonesia. |
| Gemuk | 25,1–27,0 | Kelebihan berat badan tingkat ringan. |
| Obesitas | > 27,0 | Kelebihan berat badan tingkat berat; sebaiknya ditinjau bersama indikator kesehatan lain. |
| Kategori | IMT | Catatan |
|---|---|---|
| Berat badan kurang | < 18,5 | Di bawah rentang dewasa rujukan global. |
| Normal / sehat | 18,5–24,9 | Rentang normal atau healthy weight. |
| Berat badan berlebih | 25,0–29,9 | WHO menyebut overweight mulai IMT 25. |
| Obesitas kelas I | 30,0–34,9 | Kelas pertama obesitas dewasa. |
| Obesitas kelas II | 35,0–39,9 | Kelas obesitas lebih tinggi. |
| Obesitas kelas III | ≥ 40,0 | Sering disebut obesitas berat. |
Rumus dan contoh
Rumus metrik
IMT = berat badan(kg) ÷ tinggi badan(m)²
Rumus satuan US
IMT = berat badan(lb) ÷ tinggi badan(in)² × 703
Kalkulator mengonversi satuan secara internal sehingga hasil tetap berada pada skala IMT yang sama.
70 ÷ 1,70² = 24,2. Dengan standar Kemenkes Indonesia, hasilnya ditampilkan sebagai Normal.
75 ÷ 1,70² = sekitar 26,0. Dengan standar Kemenkes Indonesia, hasilnya ditampilkan sebagai Gemuk.
Arti hasil yang muncul
Angka ini adalah rasio berat terhadap tinggi badan. Angka tersebut tidak menunjukkan persentase lemak, massa otot, atau distribusi lemak.
Rentang berat badan dihitung dari tinggi badan yang dimasukkan dan standar yang dipilih. Ini bukan target personal yang harus diikuti tanpa konteks.
Selisih menunjukkan perkiraan jarak berat badan dari batas bawah atau batas atas rentang normal pada standar yang dipilih.
Untuk membandingkan hasil dari waktu ke waktu, gunakan standar, satuan, dan kondisi pengukuran yang sama.
Rentang input dan pembulatan
Kalkulator dewasa ini memakai rentang input praktis: tinggi 91,4–274,3 cm, berat 24,9–453,6 kg, atau padanannya 3–9 ft dan 55–1.000 lb. Di luar batas tersebut, nilai mungkin salah ketik atau berada di luar penggunaan yang dirancang untuk alat ini.
IMT, rentang normal, dan selisih ditampilkan dengan satu angka desimal. Untuk Bahasa Indonesia, angka memakai pemisah ribuan titik dan desimal koma, misalnya 24,2 atau 1.000 lb.
Catatan penting
IMT adalah alat skrining, bukan diagnosis. Hasilnya dapat kurang tepat untuk anak dan remaja, kehamilan, atlet, lansia, orang dengan pembengkakan, atau orang dengan komposisi tubuh yang berbeda dari populasi acuan. Jika hasil membuat khawatir, pertimbangkan lingkar pinggang, tekanan darah, gula darah, lipid, komposisi tubuh, riwayat kesehatan, dan saran tenaga kesehatan.
FAQ
Mengapa versi Indonesia memakai cm dan kg?
Karena cm dan kg adalah satuan yang paling umum dan mudah dipahami oleh pengguna Indonesia. Pilihan ft/in + lb tetap tersedia untuk data dari sumber yang memakai satuan US.
Mengapa ada standar Kemenkes, WHO, dan CDC?
Standar Indonesia lebih sesuai untuk konteks lokal, sedangkan WHO dan CDC berguna untuk membandingkan hasil dengan referensi internasional. Rumus IMT sama; batas kategori dan istilah dapat berbeda.
Apakah perlu memasukkan umur atau jenis kelamin?
Rumus IMT dewasa hanya memakai tinggi dan berat badan. Untuk anak dan remaja, interpretasi membutuhkan usia dan jenis kelamin karena memakai kurva pertumbuhan, sehingga kalkulator dewasa ini tidak ditujukan untuk mereka.
Apakah rentang normal adalah target berat saya?
Tidak selalu. Rentang tersebut adalah acuan dari standar IMT. Target pribadi perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, riwayat, kebiasaan, dan penilaian profesional.
Referensi
dokumen Kemenkes RI yang memuat tabel kategori IMT, panduan rumus BMI CDC, Adult BMI Calculator CDC, dan lembar fakta WHO tentang overweight dan obesity.