Kalkulator Pesangon Indonesia
Hitung pesangon berdasarkan PP 35/2021 dengan memasukkan tanggal kerja, upah bulanan, dan alasan PHK. Alat menghitung UP, UPMK, dan UPH secara terpisah sesuai masa kerja dan alasan pemutusan hubungan kerja.
Input
Hasil
- UP (Uang Pesangon)
- —
- UPMK (Penghargaan Masa Kerja)
- —
- UPH (Penggantian Hak)
- —
langsung bisa dipakai.
- Terlihat sejak awalArea input dan hasil dibuat jelas.
- Hasil lebih duluAngka utama ditaruh di depan, detail mengikuti seperlunya.
- Tidak banyak syaratTanpa akun atau data tambahan sebelum memakai alat.
Cara menghitung pesangon Indonesia berdasarkan PP 35/2021
Pesangon Indonesia terdiri dari tiga komponen terpisah: UP, UPMK, dan UPH. Masing-masing dihitung berdasarkan masa kerja, upah bulanan, dan alasan pemutusan hubungan kerja sesuai PP 35/2021.
Hasil yang ditampilkan adalah estimasi sebelum pajak. Alat tidak menentukan status hubungan kerja, komponen upah, atau hak berdasarkan perjanjian kerja bersama.
Khusus hukum ketenagakerjaan Indonesia
Perhitungan mengikuti UU 11/2020 (Cipta Kerja) dan PP 35/2021. Pesangon Korea menggunakan rumus yang sama sekali berbeda (upah rata-rata 3 bulan × 30 × masa kerja ÷ 365).
Jangan gunakan hasil sebagai dasar hukum jika sistem hukum yang berlaku bukan Indonesia.
- Mata uang: Rupiah (Rp)
- Yurisdiksi: Indonesia
- Korea: kalkulator terpisah
UP ditentukan bertingkat berdasarkan masa kerja
Uang Pesangon (UP) dimulai dari 1 bulan upah untuk masa kerja kurang dari 1 tahun, naik 1 bulan per tahun, hingga maksimum 9 bulan untuk 8 tahun atau lebih.
Jumlah ini kemudian dikalikan pengali alasan PHK (0× sampai 2×).
- < 1 tahun: 1 bulan
- 1–2 tahun: 2 bulan
- ≥ 8 tahun: 9 bulan (maks)
UPMK adalah komponen terpisah mulai 3 tahun
Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK) dimulai 2 bulan untuk 3–6 tahun dan naik bertahap hingga 10 bulan untuk 24 tahun atau lebih.
UPMK dijumlahkan dengan UP, bukan menggantikannya.
- 3–6 tahun: 2 bulan
- 12–15 tahun: 5 bulan
- ≥ 24 tahun: 10 bulan
UPH mencakup cuti yang belum dipakai
Uang Penggantian Hak (UPH) mencakup kompensasi cuti tahunan yang belum diambil, biaya pulang, dan hak lain dalam perjanjian kerja.
Alat ini hanya menghitung cuti belum terpakai × upah harian. Komponen lain harus diperiksa dari perjanjian kerja.
- Cuti × upah harian
- Upah harian = bulanan ÷ 30
- Komponen lain dari kontrak
Alasan PHK menentukan pengali UP
PP 35/2021 menetapkan pengali berbeda: PHK biasa 1×, pensiun 1,75×, meninggal/sakit berkepanjangan 2×, efisiensi 0,5×, pelanggaran berat 0× UP + 1× UPMK, resign 0× UP + 0× UPMK.
Klasifikasi alasan sangat menentukan jumlah akhir.
- PHK umum: 1× UP
- Pensiun: 1,75× UP
- Meninggal: 2× UP
- Resign: 0× UP
Cocokkan dengan perjanjian kerja dan PHI
Estimasi ini hanya menerapkan rumus PP 35/2021. Perjanjian kerja, PKB, atau peraturan perusahaan yang lebih menguntungkan berlaku di atas standar minimum.
Dalam sengketa, putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) bersifat final.
- Perjanjian kerja diperiksa
- Pajak dihitung terpisah
- Sengketa: PHI berwenang
Pertanyaan tentang pesangon Indonesia
QNegara mana yang dicakup kalkulator ini?
Hanya pesangon Indonesia berdasarkan PP 35/2021. Untuk pesangon Korea, gunakan kalkulator terpisah.
QApa itu UP, UPMK, dan UPH?
UP (Uang Pesangon) adalah kompensasi berdasarkan masa kerja, UPMK (Uang Penghargaan Masa Kerja) adalah penghargaan tambahan untuk masa kerja lebih lama, dan UPH (Uang Penggantian Hak) mencakup cuti yang belum diambil dan hak lainnya.
QApakah jumlah berbeda berdasarkan alasan PHK?
Ya. PP 35/2021 menetapkan pengali UP yang berbeda untuk setiap alasan: pensiun 1,75×, meninggal/sakit berkepanjangan 2×, efisiensi 0,5×, dan resign 0×.
QBerapa batas UP maksimum?
Untuk masa kerja 8 tahun atau lebih, UP adalah 9 bulan upah. Masa kerja lebih lama tidak menambah bulan UP.
QKapan UPMK mulai berlaku?
UPMK dimulai dari masa kerja 3 tahun ke atas (2 bulan). Maksimum 10 bulan untuk 24 tahun atau lebih.
QApa yang didapat jika mengundurkan diri?
Berdasarkan Pasal 51, pekerja yang resign tidak mendapat UP maupun UPMK, hanya UPH (hak penggantian).
QBagaimana upah harian dihitung?
Alat membagi upah bulanan dengan 30. Dalam praktik, komponen upah tetap harus diperiksa lebih dulu.
QMengapa pembayaran aktual bisa berbeda?
Estimasi ini sebelum pajak. Perjanjian kerja, PKB, peraturan perusahaan, putusan PHI, dan pajak penghasilan dapat mengubah jumlah akhir.
Sumber resmi Indonesia
Diperiksa 18 Agustus 2026. PP 35/2021 berlaku 2 Februari 2021, UU 11/2020 disahkan 2 November 2020.